Generative AI use Policy

Jurnal Al-Irsyad Journal of Physics Education merupakan  media komunikasi bagi para Peneliti, Dosen, Guru, Praktisi dan Mahasiswa untuk menyampaikan hasil kajian dan diutamakan hasil penelitian pada bidang Pendidikan Fisika, Ilmu Fisika dan Fisika Terapan. Alat-alat seperti ChatGPT, GrammarlyGO, Google Gemini, dan teknologi berbasis AI lainnya dapat memberikan dukungan yang bermanfaat jika digunakan secara bertanggung jawab.

Untuk menjaga integritas akademis, transparansi, orisinalitas, kerahasiaan, dan akuntabilitas, penulis, penelaah, dan editor diwajibkan untuk mematuhi kebijakan berikut ini.\

TANGGUNG JAWAB MANUSIA TETAP MENJADI HAL UTAMA
Kecerdasan buatan (AI) dapat membantu proses penulisan karya ilmiah, tetapi tidak dapat menggantikan penilaian manusia, pemikiran kritis, kepengarangan, akuntabilitas, maupun tanggung jawab editorial.

KEBIJAKAN PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN (AI)

A.Penggunaan AI yang Diizinkan

Penulis diperbolehkan menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi berbantuan AI secara terbatas dan bertanggung jawab untuk mendukung persiapan naskah atau penelitian, dengan ketentuan bahwa penulis tetap memegang kendali intelektual penuh atas karya tersebut.

Contoh penggunaan yang diizinkan meliputi:

  • Memperbaiki tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan kejelasan bahasa.
  • Membantu mengorganisasi atau menyusun gagasan dan teks.
  • Membantu curah pendapat (brainstorming) atau menghasilkan gagasan awal, dengan ketentuan bahwa kontribusi intelektual akhir dikembangkan dan diverifikasi oleh penulis.
  • Mendukung analisis data, pengodean, atau visualisasi apabila AI secara eksplisit diintegrasikan ke dalam desain penelitian dan hasilnya divalidasi secara independen oleh peneliti.
  • Mendukung tugas penelitian lain yang sah, sepanjang penggunaan AI dilakukan secara transparan, tepat, dan berada di bawah pengawasan manusia.

Verifikasi oleh Manusia

Seluruh konten yang dibantu oleh AI harus ditinjau secara cermat, diperiksa kebenarannya, disunting, dan disetujui oleh penulis sebelum naskah diserahkan. Penulis tetap bertanggung jawab atas keakuratan, orisinalitas, interpretasi, dan integritas karya akhir.

B.Penggunaan AI yang Dilarang dan Dibatasi

Penggunaan AI tidak diperbolehkan apabila dapat mengganggu integritas akademik, kepengarangan, orisinalitas, validitas penelitian, atau etika publikasi.

  1. AI tidak boleh dicantumkan sebagai penulis atau penulis pendamping (co-author). Kepengarangan mensyaratkan tanggung jawab manusia, akuntabilitas, dan kemampuan untuk menyetujui naskah akhir.
  2. AI tidak boleh menggantikan kontribusi intelektual utama penulis, termasuk analisis kritis, interpretasi, evaluasi, dan perumusan argumen ilmiah utama.
  3. Referensi yang dihasilkan AI tetapi tidak terverifikasi, sitasi fiktif, data yang direkayasa, bukti yang dimanipulasi, atau klaim yang tidak dapat diverifikasi tidak boleh dimasukkan ke dalam naskah.
  4. Penulis tidak boleh menyajikan materi yang dihasilkan AI sebagai bukti ilmiah yang telah diverifikasi secara independen apabila verifikasi tersebut belum dilakukan.
  5. Gambar, ilustrasi, atau karya visual yang dihasilkan atau dimanipulasi menggunakan AI harus memenuhi standar penelitian dan publikasi jurnal. Setiap penggunaan AI secara substantif dalam pembuatan atau modifikasi materi visual harus diungkapkan secara transparan dan tidak boleh mendistorsi bukti penelitian.

C.Persyaratan Pengungkapan Penggunaan AI

Penggunaan AI generatif atau teknologi berbantuan AI secara substantif dalam persiapan naskah harus diungkapkan secara jelas. Pengungkapan tersebut harus memungkinkan pembaca dan editor memahami kontribusi AI dalam proses persiapan naskah atau penelitian.

Pengungkapan harus mencantumkan:

  1. Nama perangkat atau layanan AI yang digunakan.
  2. Versi atau tanggal penggunaan perangkat, apabila tersedia.
  3. Tujuan dan bentuk penggunaannya.
  4. Tingkat peninjauan, verifikasi, dan penyuntingan yang dilakukan oleh manusia.
  5. Pernyataan bahwa penulis bertanggung jawab penuh atas konten akhir.

Contoh Pernyataan Penggunaan AI

"Dalam proses persiapan karya ini, penulis menggunakan ChatGPT (OpenAI, [versi/tanggal]) untuk memperbaiki tata bahasa dan kejelasan bahasa Inggris. Setelah menggunakan perangkat tersebut, penulis meninjau dan menyunting konten secara cermat serta bertanggung jawab penuh atas isi artikel yang dipublikasikan."

D.Tanggung Jawab Penulis

  1. Penulis tetap bertanggung jawab penuh atas orisinalitas, keakuratan, validitas, dan integritas naskah, terlepas dari penggunaan perangkat AI.
  2. Penulis wajib memverifikasi secara independen klaim faktual, referensi, kutipan, data, perhitungan, dan keluaran lain yang dihasilkan atau dibantu oleh AI.
  3. Naskah akhir harus mencerminkan kontribusi ilmiah, analisis, interpretasi, dan kesimpulan penulis sendiri.
  4. Penulis wajib memastikan bahwa penggunaan AI tidak melanggar hak cipta, kerahasiaan, privasi, kekayaan intelektual, atau hak pihak ketiga.
  5. Penulis bertanggung jawab untuk mematuhi ketentuan penggunaan dan kebijakan privasi dari setiap perangkat AI yang digunakan.

E.Penggunaan AI oleh Reviewer

Kerahasiaan Naskah yang Diserahkan

Reviewer dilarang mengunggah naskah yang sedang ditelaah, kutipan naskah, laporan penelaahan, data, tabel, gambar, atau korespondensi rahasia ke perangkat AI publik atau eksternal. Naskah yang diserahkan merupakan dokumen rahasia. Pengunggahan konten tersebut dapat membahayakan kerahasiaan penulis, hak kekayaan intelektual, atau hak privasi data.

Reviewer tetap bertanggung jawab atas penilaian ilmiah yang independen terhadap naskah. AI tidak boleh menggantikan pertimbangan kritis atau evaluasi substantif reviewer. Apabila AI digunakan untuk keperluan pendukung yang diizinkan, seperti memperbaiki bahasa dalam laporan penelaahan, reviewer wajib memastikan kerahasiaan tetap terjaga dan mengungkapkan penggunaan tersebut apabila dipersyaratkan oleh jurnal.

Prinsip ini sejalan dengan pedoman penerbitan ilmiah yang menempatkan naskah yang sedang ditelaah sebagai dokumen rahasia serta melarang reviewer mengunggah naskah atau bagian naskah ke perangkat AI.

F.Penggunaan AI oleh Editor

  1. Editor wajib menjaga kerahasiaan seluruh naskah yang diserahkan, laporan penelaahan, korespondensi penulis, dan informasi editorial.
  2. Editor dilarang mengunggah naskah yang diserahkan atau konten naskah yang bersifat rahasia ke perangkat AI eksternal.
  3. AI tidak boleh menggantikan penilaian independen, pertimbangan editorial, atau keputusan akhir editor terkait publikasi.
  4. Setiap penggunaan AI yang diizinkan dalam administrasi editorial harus tetap menjaga kerahasiaan, pengawasan manusia, dan akuntabilitas editorial.

Pedoman penerbitan ilmiah juga mengharuskan editor menjaga kerahasiaan naskah dan melarang pengunggahan konten naskah ke perangkat AI selama proses evaluasi editorial.

G.Referensi dan Sitasi yang Dihasilkan AI

  1. Perangkat AI tidak boleh dianggap sebagai sumber ilmiah primer atau sekunder yang otoritatif hanya karena menghasilkan jawaban atau sitasi.
  2. Seluruh referensi yang dicantumkan dalam naskah harus diverifikasi secara independen dan dapat ditelusuri ke sumber akademik yang kredibel.
  3. Penulis dilarang mencantumkan referensi yang direkayasa, tidak lengkap, atau tidak dapat diverifikasi, termasuk referensi yang dihasilkan AI.
  4. Penulis sangat dianjurkan menggunakan perangkat pengelola referensi, seperti Mendeley atau Zotero, untuk menjaga konsistensi sitasi dan daftar pustaka.

Persyaratan Verifikasi

Referensi yang dihasilkan AI dapat mengandung informasi bibliografis yang keliru atau fiktif. Oleh karena itu, penulis bertanggung jawab untuk memeriksa setiap sumber secara independen sebelum mencantumkannya dalam naskah.

H.Persyaratan Referensi

Naskah harus mencantumkan sekurang-kurangnya 20 referensi relevan yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir, dengan keterwakilan yang memadai dari literatur ilmiah nasional dan internasional, kecuali apabila karakteristik penelitian membenarkan komposisi referensi yang berbeda.

Sumber yang sudah usang, bukan akademik, tidak dapat diandalkan, atau tidak dapat diverifikasi, termasuk sitasi fiktif yang dihasilkan AI, tidak boleh digunakan sebagai referensi ilmiah substantif.

I.Penyaringan Editorial

Naskah yang diserahkan dapat menjalani pemeriksaan kemiripan, pemeriksaan integritas penelitian, dan prosedur penyaringan editorial lainnya yang sesuai sebelum atau selama proses penelaahan.

Apabila ditemukan indikasi ketergantungan berlebihan pada konten yang dihasilkan AI, referensi fiktif, klaim yang tidak dapat diverifikasi, kurangnya kontribusi ilmiah orisinal, atau bentuk pelanggaran etika publikasi lainnya, Pemimpin Redaksi (Editor-in-Chief) dapat meminta klarifikasi atau dokumentasi tambahan dari penulis. Naskah dapat ditolak apabila permasalahan tersebut bersifat substansial dan tidak dapat diselesaikan secara memadai.

___________________________________________________________________________

The Al-Irsyad Journal of Physics Education serves as a platform for researchers, lecturers, teachers, practitioners, and students to present the results of their studies, with a focus on research in the fields of physics education, physics, and applied physics. Tools such as ChatGPT, GrammarlyGO, Google Gemini, and other AI-assisted technologies may provide useful support when used responsibly.

To maintain academic integrity, transparency, originality, confidentiality, and accountability, authors, reviewers, and editors are required to comply with the following policy.

HUMAN RESPONSIBILITY REMAINS ESSENTIAL
AI may assist scholarly work, but it cannot replace human judgment, critical thinking, authorship, accountability, or editorial responsibility.

ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) USAGE POLICY

A.Permitted Use of AI

Authors may use AI and AI-assisted technologies in a limited and responsible manner to support manuscript preparation or research, provided that the authors maintain full intellectual control over the work.

Examples of permitted uses include:

  • Improving grammar, spelling, punctuation, and language clarity.
  • Supporting the organization or structuring of ideas and text.
  • Assisting with brainstorming or generating preliminary ideas, provided that the final intellectual contribution is developed and verified by the authors.
  • Supporting data analysis, coding, or visualization when AI is explicitly incorporated into the research design and its output is independently validated by the researchers.
  • Supporting other legitimate research tasks where the use of AI is transparent, appropriate, and subject to human oversight.

Human Verification Required

All AI-assisted content must be carefully reviewed, fact-checked, edited, and approved by the authors before submission. Authors remain responsible for the accuracy, originality, interpretation, and integrity of the final work.

B.Prohibited and Restricted Use

AI tools must not be used in ways that compromise academic integrity, authorship, originality, research validity, or publication ethics.

  1. AI must not be listed as an author or co-author. Authorship requires human responsibility, accountability, and the ability to approve the final manuscript.
  2. AI must not replace the authors' essential intellectual contribution, including the critical analysis, interpretation, evaluation, and formulation of the central scholarly argument.
  3. AI-generated references, fabricated citations, fabricated data, manipulated evidence, or unverifiable claims must not be included in a manuscript.
  4. Authors must not present AI-generated material as independently verified scholarly evidence.
  5. AI-generated or AI-manipulated figures, images, or artwork must comply with the journal's research and publication standards. Any substantive AI use in creating or modifying visual material must be transparently disclosed and must not misrepresent research evidence.

C.AI Disclosure Requirements

Substantive use of generative AI or AI-assisted technologies in manuscript preparation must be clearly disclosed. The disclosure should enable readers and editors to understand how AI contributed to the preparation or research process.

The disclosure should identify:

  1. The name of the AI tool or service used.
  2. The version or relevant date of the tool, where available.
  3. The purpose and nature of its use.
  4. The extent of human review, verification, and editing.
  5. Confirmation that the authors take full responsibility for the final content.

Example of AI Disclosure

“During the preparation of this work, the authors used ChatGPT (OpenAI, [version/date]) to improve English grammar and clarity. After using this tool, the authors carefully reviewed and edited the content and take full responsibility for the content of the published article.”

D.Responsibilities of Authors

  1. Authors remain fully responsible for the originality, accuracy, validity, and integrity of their manuscripts, regardless of whether AI tools were used.
  2. Authors must independently verify factual claims, references, quotations, data, calculations, and other outputs produced or assisted by AI.
  3. The final manuscript must represent the authors' own scholarly contribution, analysis, interpretation, and conclusions.
  4. Authors must ensure that AI use does not infringe copyright, confidentiality, privacy, intellectual property, or third-party rights.
  5. Authors are responsible for complying with the terms and privacy conditions of any AI tool they use.

E.AI Use by Reviewers

Confidentiality of Submitted Manuscripts

Reviewers must not upload submitted manuscripts, manuscript excerpts, review reports, data, tables, figures, or confidential correspondence into public or external AI tools. Submitted manuscripts are confidential documents, and uploading their contents may compromise authors' confidentiality, intellectual property, or data-privacy rights.

Reviewers remain responsible for the independent scholarly assessment of manuscripts. AI must not replace the reviewer's critical judgment or substantive evaluation. If AI is used in a permitted supportive capacity, such as improving the language of a review report, reviewers should ensure that confidentiality is maintained and disclose such use when required by the journal.

This principle is consistent with current publishing guidance that treats submitted manuscripts as confidential and prohibits reviewers from uploading manuscripts or parts of manuscripts into AI tools.

F.AI Use by Editors

  1. Editors must protect the confidentiality of all submitted manuscripts, review reports, author correspondence, and editorial information.
  2. Editors must not upload submitted manuscripts or confidential manuscript content into external AI tools.
  3. AI must not replace the Editor's independent assessment, editorial judgment, or final publication decision.
  4. Any permitted use of AI in editorial administration must maintain confidentiality, human oversight, and editorial accountability.

Current publishing guidance similarly requires editors to treat manuscripts as confidential and prohibits uploading manuscript content into AI tools during editorial evaluation.

G.References and AI-Generated Citations

  1. AI tools must not be treated as authoritative primary or secondary scholarly sources merely because they generate an answer or citation.
  2. All references included in the manuscript must be independently verified and traceable to credible academic sources.
  3. Authors must not include fabricated, incomplete, or unverifiable AI-generated references.
  4. Authors are strongly encouraged to use reference-management tools such as Mendeley or Zotero to maintain citation and bibliography consistency.

Verification Requirement

AI-generated references can contain incorrect or fabricated bibliographic information. Authors are therefore responsible for independently checking every source before including it in the manuscript.

H.Reference Requirements

Manuscripts should cite at least 20 relevant references published within the last 10 years, with appropriate representation of national and international scholarly literature, unless the nature of the study justifies a different reference profile.

Outdated, non-academic, unreliable, or unverifiable sources—including fabricated AI-generated citations—should not be used as substantive scholarly references.

I.Editorial Screening

Submitted manuscripts may undergo appropriate similarity screening, research-integrity checks, and other editorial screening procedures before or during the review process.

Where there are concerns about excessive dependence on AI-generated content, fabricated references, unverifiable claims, lack of original scholarly contribution, or other forms of publication misconduct, the Editor-in-Chief may request clarification or additional documentation from the authors. The manuscript may be rejected when the concerns are substantial and cannot be satisfactorily resolved.