Al-Irsyad Journal of Physics Education https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe <p><strong>Al-Irsyad Journal of Physics Education (IJPE)</strong></p> <p><strong>Editor in Chief: <a title="Google Scholar" href="https://scholar.google.com/citations?user=64qHLLgAAAAJ&amp;hl=id" target="_blank" rel="noopener">Ihfa Indira Nurnaifah</a><br />DOI: </strong><a title="DOI Jurnal" href="https://doi.org/10.58917/ijpe" target="_blank" rel="noopener">10.58917/ijpe</a><br /><strong>Indexed By: </strong><em><a title="SK Akreditasi Tahap 1 2025" href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/14804" target="_blank" rel="noopener">SINTA 5</a> <a title="GS" href="https://scholar.google.com/citations?user=Dzp9F4UAAAAJ&amp;hl=id" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>, <a title="GRD" href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/29106" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a>, <a title="ICI" href="https://journals.indexcopernicus.com/search/details?id=125863" target="_blank" rel="noopener">ICI Copernicus</a>, <a title="RG" href="https://www.researchgate.net/journal/Al-Irsyad-Journal-of-Physics-Education-2828-0849?_tp=eyJjb250ZXh0Ijp7ImZpcnN0UGFnZSI6InByb2ZpbGUiLCJwYWdlIjoicHVibGljYXRpb24iLCJwcmV2aW91c1BhZ2UiOiJwcm9maWxlIn19" target="_blank" rel="noopener">ResearchGate</a>, and <a title="CFF" href="https://search.crossref.org/?q=10.58917%2Fijpe&amp;from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener">Crossref</a></em></p> <p>Jurnal ini dikelola oleh STKIP Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang. <strong>IJPE</strong> memuat tulisan artikel Ilmu Pendidikan Fisika baik tulisan dari hasil penelitian maupun tulisan studi kepustakaan. Jurnal ini diterbitkan secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli. Jurnal ini bereputasi nasional, terakreditasi Sinta 5 dengan <strong>E-ISSN: <a title="eissn" href="https://portal.issn.org/api/search?search[]=MUST=allissnbis=%222828-0849%22&amp;search_id=28790243" target="_blank" rel="noopener">2828-0849</a></strong> dan <strong>P-ISSN: <a title="pissn" href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2828-5476" target="_blank" rel="noopener">2828-5476</a>.</strong></p> <p><em>This journal is managed by STKIP Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang. <strong>IJPE</strong> contains articles on Physics Education, both writings from research results and literature study writings. This journal is published regularly twice a year, namely January and July. The journal is of national repute and Sinta 5 accredited with E-ISSN: <strong><a title="eissn" href="https://portal.issn.org/api/search?search[]=MUST=allissnbis=%222828-0849%22&amp;search_id=28790243" target="_blank" rel="noopener">2828-0849</a></strong> and P-ISSN: <strong><a title="pissn" href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2828-5476" target="_blank" rel="noopener">2828-5476</a></strong>.</em></p> id-ID ihfaindira@stkipddipinrang.ac.id (Ihfa Indira Nurnaifah) ahmedsardi@stkipddipinrang.ac.id (Ahmed Sardi) Tue, 02 Dec 2025 00:00:00 +0700 OJS 3.3.0.8 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 STUDI KASUS TINJAUAN KEBOCORAN SUSPENSION PREHEATER DAN KILN TERHADAP PANAS YANG HILANG DI PABRIK SEMEN https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/516 <p>Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus pada pabrik semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengaruh kebocoran pada sistem suspension preheater dan kiln terhadap panas yang hilang pada pabrik semen. Penelitian ini dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu (1) Definisi, tujuannya untuk mengetahui desain dan kapasitas produksi serta faktor-faktor yang mempengaruhi kebocoran pada sistem di dalam pabrik tersebut. (2) Pengamatan di lapangan, merupakan pengumpulan dan peta-data primer yang diperoleh dengan data lapangan seperti dimensi kebocoran, tekanan, dan suhu. (3) Pengolahan data, data primer dan sekunder yang sudah dikumpulkan diolah sehingga didapatkan volume udara (<em>false air</em>) yang masuk ke sistem serta besarnya kehilangan heat loss pada pabrik. (4) Perhitungan kerugian, adalah menghitung total besarnya kerugian yang diakibatkan karena adanya <em>false air</em> pada sistem dengan menggunakan basis harga batubara per tanggal 11 Januari 2022.</p> Zefanya Maranatha Mangunsong, Selastia Yuliati, Jaksen M Amin Hak Cipta (c) 2025 zefanya123 pendidikan11, Selastia Yuliati, Jaksen M Amin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/516 Tue, 02 Dec 2025 00:00:00 +0700 ANALISIS BEBAN KEBISINGAN DARI AKTIVITAS TRANSPORTASI PUBLIK DI KOTA SEMARANG https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/599 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kebisingan yang dihasilkan oleh aktivitas transportasi publik di Kota Semarang, dengan fokus pada lima lokasi utama: koridor BRT Trans Semarang, Terminal Mangkang, Terminal Penggaron, simpang bersinyal Simpang Lima, dan Jalan Pandanaran. Tingkat kebisingan diukur menggunakan sound level meter (SLM) terkalibrasi dengan pengaturan A-weighting dan fast response. Pengukuran dilakukan pada tiga rentang waktu pagi, siang, dan sore dengan merekam nilai Leq, Lmax, dan Lmin sebagai indikator utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh lokasi mencatat nilai Leq melebihi 70 dB(A), melampaui standar baku mutu kebisingan lingkungan perkotaan di Indonesia. Simpang Lima merupakan titik dengan tingkat kebisingan tertinggi, dengan Leq mencapai 84 dB(A) dan Lmax hingga 100 dB(A), disusul oleh koridor BRT dan Jalan Pandanaran. Periode sore hari secara konsisten menunjukkan puncak kebisingan akibat peningkatan volume lalu lintas dan mobilitas masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas transportasi publik secara signifikan berkontribusi terhadap beban kebisingan lingkungan, yang berpotensi menimbulkan risiko terhadap kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini menegaskan perlunya strategi mitigasi kebisingan, termasuk modernisasi armada, manajemen lalu lintas adaptif, serta pemasangan barrier akustik pada area-area kritis.</p> Fahrudin Ahmad Hak Cipta (c) 2025 Fahrudin Ahmad https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/599 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0700 PENERAPAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS MOODLE DALAM MENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/482 <p>Penelitian ini dilakukan guna menelaah hasil belajar siswa sebelum dan setelah perlakuan pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS) Moodle, khususnya pada materi Termodinamika. Desain pra-eksperimen digunakan dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian sebanyak 34 siswa Kelas XI Fisika I di SMAN 2 Bulukumba pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen tes kemampuan kognitif diterapkan untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil rata-rata skor pretest tercatat sebesar 4,44, sedangkan rata-rata skor posttest meningkat menjadi 10,12. Nilai N-Gain 0,539, termasuk dalam kategori sedang. Temuan ini menunjukkan penggunaan LMS Moodle efektif meningkatkan hasil belajar siswa di SMAN 2 Bulukumba serta menyediakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel sesuai tujuan Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dalam mengembangkan model pembelajaran digital yang efektif dan adaptif di era Kurikulum Merdeka. Selain itu, temuan ini juga dapat mendorong optimalisasi pemanfaatan LMS Moodle sebagai sarana pembelajaran fisika yang interaktif dan berpusat pada peserta didik.</p> <p> </p> Muh. Syech Yusuf, Mutahharah Hasyim, A. Momang Yusuf, Ahmad Dahlan, Syamsul Wahid Hak Cipta (c) 2025 Muh. Syech Yusuf, Mutahharah Hasyim, A. Momang Yusuf, Ahmad Dahlan, Syamsul Wahid https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/482 Sun, 04 Jan 2026 00:00:00 +0700 OTOMATISASI DAN VALIDASI PEMROSESAN DATA GSMAP UNTUK MONITORING CURAH HUJAN HARIAN SPASIAL DI MALUKU UTARA https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/641 <p>Provinsi Maluku Utara merupakan wilayah kepulauan dengan variabilitas curah hujan yang tinggi, namun pemantauan kondisi meteorologis sering terkendala oleh keterbatasan jaringan pengamatan permukaan yang tidak merata. Pemanfaatan data satelit <em>Global Satellite Mapping of Precipitation</em> (GSMaP) menawarkan solusi alternatif untuk pemantauan hujan spasial, namun akurasinya perlu divalidasi terlebih dahulu terhadap kondisi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan otomatisasi pemrosesan dan validasi akurasi estimasi curah hujan harian GSMaP v8 terhadap data <em>Automatic Weather Station</em> (AWS) di empat lokasi strategis: Labuha, Tobelo, Pelabuhan Ternate, dan Stageof Ternate. Validasi dilakukan menggunakan metode statistik <em>Pearson Correlation</em> (<em>r</em>), <em>Root Mean Square Error</em> (RMSE), dan <em>Relative Bias</em> (RB). Hasil analisis menunjukkan bahwa pada skala akumulasi harian, GSMaP memiliki hubungan linear yang moderat terhadap data observasi dengan nilai koefisien korelasi (<em>r</em>) gabungan sebesar 0,462. Tingkat kesalahan estimasi ditunjukkan oleh nilai RMSE sebesar 15,67 mm/hari dengan kecenderungan <em>overestimate</em> sebesar 11,4%. Akurasi GSMaP di wilayah ini teridentifikasi dipengaruhi oleh "efek pulau kecil" (<em>small island effect</em>) dan kesalahan sensor pada garis pantai (<em>coastline error</em>) yang signifikan di wilayah kepulauan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun GSMaP mampu menangkap pola umum kejadian hujan harian, penggunaan data untuk analisis lanjutan di Maluku Utara memerlukan koreksi bias lebih lanjut.</p> Rayhan Rafi, Nadia Aurellia Amarullah, Kevin Rizky Crusia Kawilohi, Resti Maulina Chusnul Chortimah, Yosik Norman Hak Cipta (c) 2025 Rayhan Rafi, Nadia Aurellia Amarullah, Kevin Rizky Crusia Kawilohi, Resti Maulina Chusnul Chortimah, Yosik Norman https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/641 Sun, 25 Jan 2026 00:00:00 +0700 INOVASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DI ERA DIGITAL https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/475 <p>Tantangan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di era digital sering kali ditandai oleh kurangnya kolaborasi yang efektif dan hasil belajar siswa pada konsep-konsep IPA yang masih belum optimal. Kondisi ini menuntut inovasi model pembelajaran yang mampu mengintegrasikan teknologi dan mendorong interaksi aktif siswa dalam memahami materi IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) berbasis digital guna meningkatkan kolaborasi dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII MTs DDI Padanglolo pada mata pelajaran IPA. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan dalam dua siklus, studi ini secara konsisten menunjukkan peningkatan di semua aspek yang diukur. Aktivitas guru meningkat signifikan dari 65% (Siklus I) menjadi 85% (Siklus II), sejalan dengan kenaikan aktivitas siswa dari 60% menjadi 80%, menunjukkan peningkatan kepatuhan dan keterlibatan. Peningkatan paling mencolok terlihat pada aspek kolaborasi siswa, yang melonjak drastis dari 56,25% pada pra-siklus menjadi 87,5% pada akhir Siklus II, membuktikan efektivitas model ini dalam mendorong kerja tim. Selain itu, rata-rata hasil belajar siswa pada materi IPA mengalami lonjakan yang substansial, dari 51,84% pada tahap pra-siklus menjadi 82,36% pada Siklus II. Peningkatan ini berhasil mencapai tingkat ketuntasan klasikal yang memuaskan, yaitu sebesar 89,47%. Secara keseluruhan, penerapan inovasi pembelajaran kooperatif Numbered Head Together yang terintegrasi dengan teknologi digital terbukti efektif dalam meningkatkan kolaborasi sekaligus hasil belajar siswa dalam konteks Pendidikan IPA, menjadikannya solusi yang relevan untuk tantangan pembelajaran IPA di abad ke-21.</p> Sri Wulandari Bharun, Rosita Rosita, Ahmed Sardi, Ishak Ishak, Abdul Razzaq Hak Cipta (c) 2025 Sri Wulandari Bharun, Rosita Rosita, Ahmed Sardi, Ishak Ishak, Abdul Razzaq https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/475 Sun, 25 Jan 2026 00:00:00 +0700 ANALISIS HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK MELALUI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI 5 JENEPONTO https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/494 <p>Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Jeneponto dengan menerapkan pembelajaran menggunakan Kurikulum Merdeka pada materi Fluida Dinamis. Variabel dalam penelitian ini yaitu hasil belajar peserta didik, mencakup kemampuan kognitif yang terdiri atas indikator memahami (C2), menerapkan (C3), menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025, dengan subjek penelitian sebanyak 71 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda sebanyak 17 butir soal, yang telah divalidasi secara empiris dan diuji reliabilitasnya dengan koefisien sebesar 0,86. Instrumen tes disusun berdasarkan indikator ranah kognitif sesuai Taksonomi Bloom Revisi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 6,58 termasuk dalam kategori rendah. Berdasarkan indikator hasil belajar kognitif, skor tertinggi terdapat pada indikator menerapkan (C3) sebesar 41,69 %, sedangkan skor terendah terdapat pada indikator mengevaluasi (C5) sebesar 33,80 %. Secara keseluruhan, kategori hasil belajar didominasi oleh kategori rendah sebesar 36,62 %. Peserta didik belum sepenuhnya menguasai materi fisika, terutama pada kemampuan memahami, mengevaluasi, dan mencipta. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka di kelas belum sepenuhnya maksimal dan masih perlu diperbaiki agar pembelajaran bisa lebih mudah dipahami dan sesuai kebutuhan peserta didik.</p> Qurnia S, Khaeruddin Khaeruddin, Mutahharah Hasyim Hak Cipta (c) 2025 Qurnia S, Khaeruddin Khaeruddin, Mutahharah Hasyim https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/494 Sun, 25 Jan 2026 00:00:00 +0700 ANALISIS EKSPERIMEN EFEK DOPPLER PADA BUNYI DENGAN SMARTPHONE SABAGAI SENSOR AKUSTIK https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/591 <p>Penelitian ini mengamati Efek Doppler pada bunyi dengan menggunakan smartphone sebagai sensor akustik. Efek Doppler terjadi akibat pergerakan relatif antara sumber bunyi dan pengamat, menyebabkan perubahan frekuensi. Metode eksperimen menggunakan aplikasi Phyphox untuk merekam perubahan frekuensi dalam tiga fase: menjauh, transisi, dan mendekat. Hasil eksperimen menunjukkan adanya peningkatan frekuensi saat sumber mendekat, mencapai nilai maksimum pada jarak terdekat, dan menurun saat sumber menjauh. Temuan ini menegaskan bahwa smartphone dapat dimanfaatkan sebagai sensor akustik yang praktis, terjangkau, dan relevan, mendukung pembelajaran fisika berbasis teknologi serta memfasilitasi eksperimen mandiri dengan peralatan yang sederhana dan terjangkau.</p> <p> </p> Mey Lani Farisky, Esti Kurniawati, Erlida Amnie Hak Cipta (c) 2025 Mey Lani Farisky, Esti Kurniawati, Erlida Amnie https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/591 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 ANALISIS PENGARUH SUDUT LEMPARAN TERHADAP JARAK TEMPUH PADA GERAK PARABOLA https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/607 <p>Gerak parabola merupakan konsep dasar fisika pada gerak dua dimensi. Secara teoritis, sudut lemparan 45° menghasilkan jarak tempuh horizontal maksimum dalam kondisi ideal. Namun, penelitian yang memverifikasi hubungan tersebut secara kuantitatif menggunakan simulasi PhET sebagai media eksperimen virtual masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi sudut lemparan terhadap jarak tempuh pada gerak parabola menggunakan simulasi Projectile Motion PhET tanpa hambatan udara. Variabel tetap meliputi kecepatan awal 10 m/s, massa 1 kg, gravitasi 9,8 m/s², dan ketinggian awal 0 m, dengan sudut lemparan 30°, 45°, dan 60°. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut lemparan berpengaruh signifikan terhadap jarak tempuh, di mana sudut 45° menghasilkan jarak maksimum rata-rata 10,1 meter, diikuti 30° dan 60°. Temuan ini mendukung teori yang menyatakan bahwa sudut 45° merupakan sudut optimum untuk menghasilkan jarak terjauh dalam kondisi ideal.</p> Marsia Deswita Habeahan, Nafisa Maharani, Jeliana Veronika Sirait Hak Cipta (c) 2025 Marsia Deswita Habeahan, Nafisa Maharani, Jeliana Veronika Sirait https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/607 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0700 PERANGKAP KKM PADA PEMBELAJARAN IPA-FISIKA: ANALISIS SOSIOLOGIS TENTANG BUDAYA TARGET RENDAH PADA SISWA DAN GURU DI SEKOLAH MENENGAH https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/643 <p>Di sekolah menengah Indonesia, praktik penetapan tujuan pembelajaran yang rendah untuk mata pelajaran sains dan fisika masih menjadi masalah sosial, terutama ketika Kriteria Kelulusan Minimum (KKM) dipandang sebagai tujuan pembelajaran utama. Tujuan artikel ini adalah untuk meneliti bagaimana KKM berfungsi sebagai jebakan struktural dan psikologis yang menciptakan mentalitas "sekadar lulus" di kalangan pendidik dan siswa, serta konsekuensi yang ditimbulkannya terhadap pertumbuhan literasi sains, keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), dan kemampuan pemecahan masalah. Teori motivasi belajar (efikasi diri, ekspektasi-nilai, dan pola pikir pertumbuhan), strategi pendidikan, dan temuan empiris tentang pembelajaran sains-fisika semuanya termasuk dalam tinjauan pustaka konseptual studi ini. Temuan studi menunjukkan bahwa KKM yang berorientasi administratif sering digunakan sebagai batasan simbolis untuk upaya belajar, yang menurunkan harapan akademis, mendorong teknik pembelajaran minimalis, dan memfokuskan pengajaran fisika pada hafalan dan pemecahan masalah rutin. Dalam keadaan ini, eksplorasi konsep, penalaran ilmiah, dan pemecahan masalah kontekstual semuanya dibatasi oleh KKM. Konsekuensi praktis dari penelitian ini menyoroti perlunya memposisikan ulang KKM sebagai instrumen diagnostik yang meningkatkan kompetensi ilmiah siswa, meningkatkan standar akademik, dan mendorong pembelajaran berbasis tantangan.</p> Permono Adi Putro, Asep Priatna, Aji Fauziana Ridwan Hak Cipta (c) 2025 Permono Adi Putro, Asep Priatna, Aji Fauziana Ridwan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/643 Wed, 11 Feb 2026 00:00:00 +0700 PENGARUH KARAKTERISTIK TERMAL DAN MEKANIS PERKERASAN JALAN TERHADAP KETAHANAN SUHU https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/740 <p>Perkerasan jalan beraspal rentan terhadap pengaruh suhu tinggi yang dapat menurunkan kinerja struktural dan mempercepat terjadinya deformasi permanen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik termal dan mekanis campuran perkerasan terhadap ketahanan suhu. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium pada beberapa variasi campuran perkerasan dengan perbedaan kadar aspal, jenis agregat, dan jenis filler. Parameter yang diuji meliputi konduktivitas termal, kapasitas panas, difusivitas termal, modulus kekakuan, kekuatan geser, dan deformasi permanen. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial variabel termal dan mekanis terhadap ketahanan suhu perkerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran dengan kadar aspal optimum dan filler polimer memiliki suhu permukaan lebih rendah, modulus kekakuan lebih tinggi, serta deformasi permanen lebih kecil. Analisis regresi menunjukkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,85, yang menandakan pengaruh signifikan karakteristik termal dan mekanis terhadap ketahanan suhu perkerasan. Temuan ini menghasilkan model prediksi ketahanan suhu yang dapat digunakan sebagai dasar perancangan campuran perkerasan yang lebih adaptif terhadap kondisi iklim panas.</p> Ferawati Artauli Hasibuan, Ahmad Sholeh Nasution, Ronan Pranayama Hak Cipta (c) 2025 Ferawati Artauli Hasibuan, Ahmad Sholeh Nasution, Ronan Pranayama https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/740 Fri, 13 Feb 2026 00:00:00 +0700 ANALISIS MISKONSEPSI PESERTA DIDIK PADA MATERI PENGUKURAN MENGGUNAKAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) DI MTs https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/711 <p>Miskonsepsi merupakan salah satu permasalahan utama dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang dapat menghambat pemahaman konsep peserta didik. Meskipun <em>Certainty of Response Index</em> (CRI) telah banyak digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada berbagai topik IPA, kajian yang secara khusus mengkaji miskonsepsi pada materi pengukuran di tingkat madrasah tsanawiyah (MTs) masih terbatas dan belum memberikan pemetaan berdasarkan indikator pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat dan pola miskonsepsi peserta didik pada materi pengukuran berdasarkan indikator pemahaman konsep menggunakan <em>Certainty of Response Index</em> (CRI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek seluruh peserta didik kelas VII MTs Syekh Lokiya Towale. Instrumen penelitian berupa tes diagnostik berbasis CRI sebanyak 12 butir soal pilihan ganda beralasan yang dikembangkan berdasarkan enam indikator pemahaman konsep serta dilengkapi dengan wawancara terbatas terhadap dua peserta didik untuk memperkuat interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi tertinggi terdapat pada indikator mengklasifikasikan objek sesuai konsep (30,8%), diikuti memberikan contoh dan noncontoh (26,9%) serta menyatakan ulang konsep (15,4%). Sebagian besar peserta didik juga berada pada kategori tidak tahu konsep pada indikator prosedur dan pemecahan masalah. Temuan ini menegaskan pentingnya penggunaan CRI sebagai instrumen diagnostik untuk mendukung perancangan pembelajaran yang lebih tepat sasaran dalam memperkuat pemahaman konsep IPA.</p> Madinatul Ilmi, Arda, Rahmawaty Hak Cipta (c) 2025 Madinatul Ilmi, Arda, Rahmawaty https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjpe/article/view/711 Fri, 27 Feb 2026 00:00:00 +0700