Allegation of Research Misconduct
Al-Irsyad Journal of Physics Education (IJPE) berkomitmen untuk menjaga integritas, transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap publikasi ilmiah. IJPE menanggapi setiap dugaan pelanggaran etika penelitian dan publikasi secara serius, objektif, adil, dan rahasia, dengan mengacu pada prinsip-prinsip Committee on Publication Ethics (COPE) serta kebijakan etika publikasi yang berlaku.
Dugaan pelanggaran dapat dilaporkan oleh penulis, reviewer, editor, pembaca, institusi, atau pihak lain yang memiliki informasi dan bukti yang relevan. Setiap laporan akan ditangani secara proporsional berdasarkan sifat dugaan, bukti yang tersedia, dan dampaknya terhadap integritas artikel maupun rekam jejak publikasi ilmiah.
Bentuk Pelanggaran
Dugaan pelanggaran etika penelitian dan publikasi yang menjadi perhatian AIJES meliputi, tetapi tidak terbatas pada:
- Plagiarisme, adalah penggunaan teks, gagasan, data, gambar, tabel, atau materi pihak lain tanpa pengakuan atau sitasi yang semestinya.
- Fabrikasi data, yaitu pembuatan data, hasil kegiatan, dokumentasi, atau temuan yang sebenarnya tidak pernah diperoleh atau dilaksanakan.
- Falsifikasi data, yaitu manipulasi, pengubahan, penghilangan, atau penyajian data dan hasil kegiatan secara tidak semestinya sehingga menyesatkan pembaca.
- Publikasi ganda dan pengiriman simultan, yaitu publikasi ulang yang tidak semestinya atau pengiriman manuskrip yang sama secara bersamaan ke lebih dari satu jurnal.
- Manipulasi sitasi, yaitu praktik penambahan atau pengaturan sitasi yang tidak relevan dengan tujuan meningkatkan jumlah sitasi secara tidak wajar.
- Pelanggaran kepengarangan, termasuk pencantuman penulis yang tidak memenuhi kriteria, penghilangan penulis yang berhak, atau pelaporan kontribusi yang tidak sesuai dengan kenyataan.
- Pelanggaran etika kegiatan, termasuk tidak dipenuhinya persyaratan persetujuan etik atau persetujuan peserta apabila diperlukan, serta penyalahgunaan data pribadi dan dokumentasi peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
- Konflik kepentingan yang tidak diungkapkan, apabila berpotensi memengaruhi pelaksanaan kegiatan, interpretasi hasil, atau proses publikasi.
- Penyalahgunaan kecerdasan buatan (AI), termasuk penggunaan AI untuk menghasilkan data atau dokumentasi fiktif, membuat referensi yang tidak valid, atau menyajikan informasi yang tidak diverifikasi sebagai fakta.
- Bentuk pelanggaran lain, yang secara substansial dapat merusak keakuratan, keandalan, transparansi, atau integritas publikasi ilmiah.
____________________________________________________________________________________
Al-Irsyad Journal of Physics Education (IJPE) is committed to upholding integrity, transparency, accountability, and public trust in scientific publications. IJPE addresses every allegation of research and publication ethics violations seriously, objectively, fairly, and confidentially, in accordance with the principles of the Committee on Publication Ethics (COPE) and applicable publication ethics policies.
Alleged violations may be reported by authors, reviewers, editors, readers, institutions, or other parties with relevant information and evidence. Each report will be handled proportionately based on the nature of the allegation, the available evidence, and its impact on the integrity of the article and the track record of scientific publications.
Forms of Violations
Alleged violations of research and publication ethics of concern to AIJES include, but are not limited to:
- Plagiarism, which is the use of another party’s text, ideas, data, images, tables, or materials without proper acknowledgment or citation.
- Data fabrication, which is the creation of data, results of activities, documentation, or findings that were never actually obtained or carried out.
- Data falsification, which is the improper manipulation, alteration, omission, or presentation of data and results of activities in a way that misleads readers.
- Dual publication and simultaneous submission, which involve improper republication or the simultaneous submission of the same manuscript to more than one journal.
- Citation manipulation, which involves the practice of adding or arranging citations that are irrelevant for the purpose of artificially inflating the number of citations.
- Authorship violations, including the inclusion of authors who do not meet the criteria, the omission of rightful authors, or the misrepresentation of contributions.
- Violations of research ethics, including failure to meet ethical approval requirements or obtain participant consent when required, as well as the misuse of personal data and documentation of participants in community service activities.
- Undisclosed conflicts of interest, if they have the potential to influence the conduct of the activity, the interpretation of results, or the publication process.
- Misuse of artificial intelligence (AI), including the use of AI to generate fictitious data or documentation, create invalid references, or present unverified information as fact.
- Other forms of misconduct that could substantially undermine the accuracy, reliability, transparency, or integrity of scientific publications.


















