PERBANDINGAN EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PBL-BL, PBL, DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA

Penulis

  • Dial Seroza Zalukhu Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ni Ketut Rapi Universitas Pendidikan Ganesha
  • Luh Putu Budi Yasmin Universitas Pendidikan Ganesha
  • Putu Eka Setia Dewi SMA Negeri 1 Seririt
  • Komang Trisna Dewi SMA Negeri 4 Singaraja

DOI:

https://doi.org/10.58917/ijpe.v5i2.915

Kata Kunci:

Berpikir Kritis, Blended Learning, Inkuiri Terbimbing, Problem Based Learning

Abstrak

Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi abad yang penting dikuasai siswa, terutama dalam pembelajaran fisika, namun data PISA menunjukkan capaian literasi sains siswa Indonesia masih tergolong rendah, yang mengindikasikan lemahnya kemampuan berpikir kritis. Pembelajaran fisika konvensional yang berpusat pada guru dan menekankan hafalan diduga menjadi salah satu penyebab utama kondisi tersebut. Penelitian eksperimen semu ini bertujuan membandingkan efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Blended Learning, model PBL, dan model Inquiry Terbimbing dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah one way pretest-posttest non-equivalent control group design dengan 106 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Seririt yang dipilih melalui simple random sampling berbasis kelas dari populasi 177 siswa (SEP = 3,03%). Data dikumpulkan menggunakan tes esai berpikir kritis 12 butir berdasarkan enam dimensi Ennis, dianalisis secara deskriptif serta ANAKOVA satu jalur dengan kovariat skor pretest, dilanjutkan uji LSD. Hasil menunjukkan pengaruh signifikan model pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (F* = 50,122; p < 0,001; partial η² = 0,496, kategori besar; adjusted R = 0,672), dengan kelompok PBL Berbantuan Blended Learning memperoleh rata-rata terestimasi tertinggi (76,99), diikuti PBL (67,04) dan Inquiry Terbimbing (61,66), yang seluruhnya berbeda signifikan satu sama lain, sehingga model ini layak dipertimbangkan sebagai alternatif pembelajaran fisika abad ke-21.

Referensi

Anisa, A. R., Ipungkarti, A. A., & Saffanah, K. N. (2021). Pengaruh kurangnya literasi serta kemampuan dalam berpikir kritis yang masih rendah dalam pendidikan di indonesia. Conference Series Journal, 01(01), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/crecs.v1i1.32685

Antoni, A. M., Hidayat, F., & Khatimah, H. (2021). Meta analisis pengaruh model inkuiri terbimbing pada mata pelajaran fisika terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Fisika, 10(2), 135–141. https://doi.org/https://doi.org/10.24114/jpf.v10i2.29361

Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill.

Arini, W., & Juliadi, F. (2018). Analisis kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran fisika untuk pokok bahasan vektor siswa kelas X SMA Negeri 4 Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Berkala Fisika Indonesia, 10(1), 1–11. https://doi.org/10.12928/bfi-jifpa.v10i1.9485

Banchi, H., & Bell, R. (2008). The many levels of inquiry. Science and Children, 46(2), 26–29.

Barrows, H. S., & Tamblyn, R. M. (1981). Problem-Based Learning: An Approach to Medical Education. Springer Publishing Company.

Benyamin, B., Qohar, A., & Sulandra, I. M. (2021). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa SMA kelas X dalam memecahkan masalah SPLTV. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 05(02), 909–922. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i2.574

Cronje, J. C. (2020). Towards a new definition of blended learning. Electronic Journal of E-Learning, 18(2), 114–135. https://doi.org/10.34190/EJEL.20.18.2.001

Egmir, E., & Ocak, I. (2020). The relationship between teacher candidates’ critical thinking standards and reflective thinking skills. International Journal of Progressive Education, 16(3), 156–170. https://doi.org/10.29329/ijpe.2020.248.12

Eka, N., & Mardiyanti, A. (2022). Keefektifan pembelajaran fisika dengan model inkuiri terbimbing berbantuan phet interactive simulations untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa SMA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, 6(2), 328–339. https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/jipf/article/view/5281/pdf

Ennis, R. (2011). Critical thinking: Reflection and perspective Part I. Inquiry: Critical Thinking Across the Disciplines, 26(1), 4–18. https://doi.org/https://doi.org/10.5840/inquiryctnews20112613

Ennis, R. H. (2016). Critical Thinking across the curriculum: A Vision. Topoi, 37(1), 165–184. https://doi.org/10.1007/s11245-016-9401-4

Facione, P. A. (2011). Critical thinking: What it is and why it counts. In insight assessment (Revised (2). Insight Assessment. https://www.insightassessment.com/CT-Resources/Teaching-For-and-About-Critical-Thinking/Critical-Thinking-What-It-Is-and-Why-It-Counts/Critical-Thinking-What-It-Is-and-Why-It-Counts-PDF

Habibah, F. N., Setiadi, D., Bahri, S., & Jamaluddin, J. (2022). Pengaruh model problem based learning berbasis blended learning terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI di SMAN 2 Mataram. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2b), 686–692. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i2b.603

Haryadi, E. F., Andreas, P., & Retnoningsih, A. (2015). Desain pembelajaran literasi sains berbasis problem based learning dalam membentuk keterampilan berpikir kritis siswa. JISE (Journal of Innovative Science Education), 4(2), 1–7. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jise

Hidayati, R., Makhrus, M., & Sutrio. (2022). Kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran fisika materi getaran harmonik dengan pendekatan saintifik. Kappa Journal, 6(2), 258–268. https://doi.org/https://doi.org/10.29408/kpj.v6i2.6994.

Kamal Ahmad, A. (2024). Kurikulum merdeka dalam studi kasus pbl: penerapan, kendala, dan solusi (The independent curriculum in a pbl case study: implementation, challenges, and solutions). Journal of Mathematics Learning Innovation (Jmli), 3(1), 16–28.

Kuhlthau, C. C. (2010). Guided inquiry: School libraries in the 21st century. School Libraries Worldwide, 16(1), 1–12.

Mardhani, S. D. T., Haryanto, Z., & Hakim, A. (2022). Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMA. EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika, 7(2), 206–213. https://doi.org/10.59052/edufisika.v7i2.21325

Mitrevski, B. (2019). Teaching critical thinking and problem solving in physics. AIP Conference Proceedings, 2075(December). https://doi.org/10.1063/1.5091398

OECD. (2018). PISA 2018 insight nad interpretations. https://www.oecd.org/termsandconditions

OECD. (2023). PISA. https://www.oecd.org/

Permata, A. R., Muslim, M., & Suyana, I. (2019). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa sma pada materi momentum dan impuls. Prosiding Seminar Nasional Fisika, VIII, SNF2019-PE-9–16. https://doi.org/10.21009/03.snf2019.01.pe.02

Ramadhani, A., & Marlina, L. (2023). Analisis hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa pada materi gerak parabola. Jurnal Ilmu Fisika Dan Pembelajarannya (JIFP), 10, 29–37. https://doi.org/https://doi.org/10.19109/jifp.v7i1.16568

Rapi, N. K., Suastra, I. W., Arjana, I. G., & Widiarini, P. (2022). BUKU STATISTIK baru.

Santyasa, I. . (2023). Metodologi penelitian pendidikan. Universitas Pendidikan Ganesha.

Santyasa, I. W. (2014). Asesmen dan evaluasi pembelajaran fisika. Graha Ilmu, 4(1), 64–75.

Sarifah, F., & Nurita, T. (2023). Implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi. PENSA E-JURNAL: Pendidikan Sains, 11(1), 22–31. https://doi.org/10.26740/pensa.v11i1.46474

Siardizal. (2023). Hubungan pemahaman teaching factory dan employability skills terhadap self efficacy serta dampaknya pada kesiapan technopreneurship di era digitalisasi siswa SMKN di Kota Malang. JAVIT : Jurnal Vokasi Informatika, 166–175. https://doi.org/10.24036/javit.v3i3.161

Sternberg, R. J., Roediger, H. L., & Halpern, D. F. (2006). Critical thinking in psychology. Cambridge University Press.

Suana, W., Raviany, M., & Sesunan, F. (2019). Blended learning berbantuan whatsapp: pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian Dan Pembelajaran Fisika, 5(2), 37–45. https://doi.org/10.30870/gravity.v5i2.4990

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (2nd ed.). ALFABETA.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st Century Skills – Learning For Life in Our Times. Jossey-Bass.

Ubaidillah, M., Hartono, Marwoto, P., Wiyanto, & Subali, B. (2023). How to improve critical thinking in physics learning? a systematic literature review. Journal of Educational, Cultural and Psychological Studies, 2023(28), 161–187. https://doi.org/10.7358/ecps-2023-028-ubai

Ufairiah, Q. R., & Laksanawati, W. D. (2020). Identifikasi masalah kemampuan berpikir kritis siswa guna mengetahui pengaruh model dan pendekatan pembelajaran. Jurnal UNSIQ, 2(1), 75–82. https://ojs.unsiq.ac.id/index.php/semnaspf/article/view/1378

Ulya, Z. (2024). Penerapan teori konstruktivisme menurut jean piaget dan teori neuroscience dalam pendidikan. Al-Mudarris: Journal of Education, 7(1), 12–23. https://doi.org/https://doi.org/10.32478/vg1nnv56

Wahyurini, L. S. (2022). Penerapan model pembelajaran problem based learning dengan menggunakan media google clasroom dan zoom dalam meningkatkan hasil belajar fisika. ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas Dan Sekolah, 2(3), 237–243. https://doi.org/10.51878/action.v2i3.1386

Wulandari, D., Dwikoranto, & Setiani, R. (2024). Pengaruh model problem based learning terintegrasi literasi sains untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik tingkat SMA. IPF: Inovasi Pendidikan Fisika, 14(1), 1–5. https://doi.org/10.26740/ipf.v14n1.p1-5

Zakiyah, R. E., Suryana, D., & Zulkarnaen, R. H. (2023). Meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran problem based learning (pbl). Jurnal Basicedu, 7(3), 1852–1861. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5693

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-16

Cara Mengutip

Zalukhu, D. S., Rapi, N. K. ., Yasmin, L. P. B. ., Dewi, P. E. S., & Dewi, K. T. (2026). PERBANDINGAN EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PBL-BL, PBL, DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA. Al-Irsyad Journal of Physics Education, 5(2), 232–246. https://doi.org/10.58917/ijpe.v5i2.915