PERANGKAP KKM PADA PEMBELAJARAN IPA-FISIKA: ANALISIS SOSIOLOGIS TENTANG BUDAYA TARGET RENDAH PADA SISWA DAN GURU DI SEKOLAH MENENGAH
DOI:
https://doi.org/10.58917/ijpe.v5i1.643Kata Kunci:
Ekspektasi Diri, Kriteria Ketuntasan Minimal, Mindset, Motivasi Belajar, Sosiologi PendidikanAbstrak
Di sekolah menengah Indonesia, praktik penetapan tujuan pembelajaran yang rendah untuk mata pelajaran sains dan fisika masih menjadi masalah sosial, terutama ketika Kriteria Kelulusan Minimum (KKM) dipandang sebagai tujuan pembelajaran utama. Tujuan artikel ini adalah untuk meneliti bagaimana KKM berfungsi sebagai jebakan struktural dan psikologis yang menciptakan mentalitas "sekadar lulus" di kalangan pendidik dan siswa, serta konsekuensi yang ditimbulkannya terhadap pertumbuhan literasi sains, keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), dan kemampuan pemecahan masalah. Teori motivasi belajar (efikasi diri, ekspektasi-nilai, dan pola pikir pertumbuhan), strategi pendidikan, dan temuan empiris tentang pembelajaran sains-fisika semuanya termasuk dalam tinjauan pustaka konseptual studi ini. Temuan studi menunjukkan bahwa KKM yang berorientasi administratif sering digunakan sebagai batasan simbolis untuk upaya belajar, yang menurunkan harapan akademis, mendorong teknik pembelajaran minimalis, dan memfokuskan pengajaran fisika pada hafalan dan pemecahan masalah rutin. Dalam keadaan ini, eksplorasi konsep, penalaran ilmiah, dan pemecahan masalah kontekstual semuanya dibatasi oleh KKM. Konsekuensi praktis dari penelitian ini menyoroti perlunya memposisikan ulang KKM sebagai instrumen diagnostik yang meningkatkan kompetensi ilmiah siswa, meningkatkan standar akademik, dan mendorong pembelajaran berbasis tantangan.
Referensi
Abbas, S. G., Ayaz, N., & Mahjabeen, A. (2025). Educational aspirations and social mobility: A survey of secondary school students’ future goals. Research Journal for Social Affairs, 3(2), 240–?. https://doi.org/10.63075/x4kwqy18
Ama, K. K. (2019, Agustus 02). Kelulusan ditentukan sekolah, mutu pendidikan menurun. https://www.kompas.id
Andriani, N., Saparini, & Akhsan, H. (2018). Kemampuan literasi sains fisika siswa SMP kelas VII di Sumatera Selatan menggunakan kerangka PISA (Program for International Student Assessment). Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 6(3), 278–291. https://doi.org/10.20527/bipf.v6i3.5288
Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Kajian penumbuhan karakter: Penumbuhan nilai daya juang pada siswa (V, 111 hlm.). Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Balitbang, Kemdikbud.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Bela, A., Awan Anhara, & Adriyanto, R. A. B. (2025). Pengaruh motivasi belajar terhadap peningkatan prestasi akademik siswa siswi SMA Global Indonesia School. Jurnal Pengabdian Cendekia, 1(2), 159–163. https://doi.org/10.71417/jpc.v1i2.46
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Burns, D. D. (1980). Feeling good: The new mood therapy. William Morrow.
Condivi, A., & Vasari, G. (2007). The life of Michelangelo (A. Hirst, Trans.). Penn State University Press. (Original work published 1553)
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE.
Dafrosa, F. (2025, November 27). Ulangan baru dimulai, remedial sudah ditanyakan: Alarm cara belajar siswa. https://www.kompasiana.com
DeLuca, C., Rickey, N., & Coombs, A. (2021). Exploring assessment across cultures: Teachers’ approaches to assessment in the U.S., China, and Canada. Cogent Education, 8(1), Article 1921903. https://doi.org/10.1080/2331186X.2021.1921903
Dweck, C. S. (2006). Mindset: The new psychology of success. Random House.
Eccles, J. S., & Wigfield, A. (2002). Motivational beliefs, values, and goals. Annual Review of Psychology, 53, 109–132. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.53.100901.135153
Eccles, J. S., & Wigfield, A. (2020). From expectancy-value theory to situated expectancy-value theory. Contemporary Educational Psychology, 61, 101–115.
Harlen, W. (2002). A systematic review of the impact of summative assessment on teaching and learning (Unpublished doctoral dissertation). University of Cambridge, Faculty of Education.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015). Permendikbud Nomor 53 Tahun 2015 tentang penilaian hasil belajar oleh pendidik dan satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mahbubah, S. M., & Darmawan, D. (2024). Pengaruh positif motivasi belajar terhadap prestasi siswa di sekolah menengah pertama. Creativity, 2(2). Madrasah Aliyah Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan. https://e-journal.madrasah.id
Ma’ruf, A. (2024, Oktober 23). Menyoal penurunan motivasi belajar siswa. https://www.kompas.id
Mardapi, D., Hadi, S., & Retnawati, H. (2015). Menentukan kriteria ketuntasan minimal berbasis peserta didik. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 19(1).
Maslow, A. H. (1954). Motivation and personality. Harper & Row.
Multon, K. D., Brown, S. D., & Lent, R. W. (1991). Relation of self-efficacy beliefs to academic outcomes: A meta-analytic investigation. Journal of Counseling Psychology, 38(1), 30–38. https://doi.org/10.1037/0022-0167.38.1.30
Nurhabibah, N., & Chastanti, I. (2022). Increasing interest and learning motivation SMP Swasta Anak Bangsa on science learning in the COVID-19 pandemic. Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 4(2), 181–186. https://doi.org/10.20527/bino.v4i2.12742
OECD. (2023). PISA 2022 results: Student performance in mathematics, science, and reading. OECD Publishing. https://www.oecd.org
Puspitasari, R. D. (2024). Integrasi literasi digital dalam pembelajaran IPA fisika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. UNISAN JURNAL, 3(11), 91–99. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/unisanjournal/article/view/3787
Riady, S. (2025, Juli 28). Inflasi nilai dan tantangan integritas Indonesia. https://www.kompas.com
Ridha, A. R., Hastuti, Y. T., & Haryati, S. (2025). Analisis kriteria ketuntasan minimal (KKM) dalam evaluasi pendidikan. Inovasi: Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan, 3(3), 52–59.
Riyadi, F. (2025, Mei 25). Sekolah yang fokus nilai, bukan pemahaman. https://kumparan.com
Schunk, D. H., & Pajares, F. (2002). The development of academic self-efficacy. In A. Wigfield & J. S. Eccles (Eds.), Development of achievement motivation (pp. 15–31). Academic Press.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Sukoco, G. A., & Arsendy, S. (2023, Agustus 25). Pascapandemi: Sudah pulihkah pendidikan kita dari “learning loss”? https://theconversation.com/
Syauqi, S. K., Winarno, N., Samsudin, A., Damopolii, I., & Firdaus, R. A. (2024). From online to in-person: Students’ motivation and self-regulation in science teaching activities during and after the COVID-19 pandemic. INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal, 5(1), 87–107. https://doi.org/10.21154/insecta.v5i1.8689
Trianti, V. A., & Hidayati, S. N. (2021). Profil motivasi belajar siswa SMP pada pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19. PENSA E-JURNAL: Pendidikan Sains, 9(3), 330–335. https://doi.org/10.26740/pensa.v9i3.39691
Wai, F. I. (2025). IPK mahasiswa Indonesia melejit, prestasi nyata atau ilusi akademik. https://www.indonesiana.id
Wigfield, A. (1994). Expectancy-value theory of achievement motivation: A developmental perspective. Educational Psychology Review, 6(1), 49–78. https://doi.org/10.1007/BF02209024
Wulandari, T. (2023). Studi: Ada indikasi penurunan hasil belajar siswa usai pandemi. https://www.detik.com
Yeager, D. S., & Dweck, C. S. (2020). What can be learned from growth mindset controversies? American Psychologist, 75(9), 1269–1284.
Yulianti, C. (2025, Maret 23). Mendikdasmen ungkap banyak pelajar RI alami learning loss, apa penyebabnya? https://www.detik.com
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Permono Adi Putro, Asep Priatna, Aji Fauziana Ridwan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















