PENGEMBANGAN KOMIK MATEMATIKA BERBASIS BUDAYA BATIK BREBES UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MATEMATIS DAN BUDAYA SISWA
DOI:
https://doi.org/10.58917/ijme.v5i2.969Kata Kunci:
Budaya Batik, Etnomatematika, Komik Matematika, Literasi Budaya, Literasi MatematisAbstrak
Literasi matematis dan literasi budaya siswa Indonesia masih tergolong rendah, yang sebagian besar disebabkan oleh pembelajaran konvensional berpusat pada guru yang jarang mengaitkan konsep matematika abstrak, seperti perbandingan, dengan pengalaman budaya nyata siswa, khususnya warisan lokal seperti batik. Kesenjangan ini melatarbelakangi penelitian yang bertujuan mengembangkan komik matematika terintegrasi budaya lokal (congklak, batik Brebes, dan telur asin) melalui pendekatan etnomatematika untuk pembelajaran materi perbandingan pada siswa kelas VII MTs Darul Aziz, sekaligus menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, dengan validasi oleh enam ahli serta uji coba yang melibatkan lima siswa pada uji coba kelompok kecil dan lima belas siswa pada uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik dinyatakan sangat valid pada seluruh aspek yang dinilai, sangat praktis menurut guru maupun siswa, serta efektif, dengan skor literasi matematis meningkat dari 5,33 menjadi 79,33 dan skor literasi budaya meningkat dari 24,40 menjadi 42,13, keduanya menghasilkan nilai N-Gain tinggi (0,781 dan 0,751) dengan peningkatan yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa komik berbasis etnomatematika merupakan media pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan literasi matematis sekaligus literasi budaya siswa secara bersamaan.
Referensi
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.
Fazilla, S. (2024). Analysis of critical thinking skills in fifth-grade elementary school students on fractions. At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan, 11(1), 66–83.
Hadiansyah, F., Djumala, R., Gani, S., Hikmat, A. A., Mayani, L. A., Hanifah, N., Miftahussururi, M., & Akbari, Q. S. (2017). Materi pendukung literasi budaya dan kewargaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hasanah, A., Susanto, S., & Trapsilasiwi, D. (2021). Etnomatematika pada bentuk jajanan tradisional di Desa Kemiren Banyuwangi khas Suku Osing sebagai bahan pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 9(2), 99–106.
Hidayah, N. A. N., Winarno, W., & Istiqlal, M. (2022). Developing mathematics comics through Instagram-themed local culture as an alternative learning solution. Ethnomathematics Journal, 3(2).
Idris, I. I. N., Jumrah, J., Razzaq, A., Agustini, S., & Sanusi, D. K. (2026). Implementing Interacty-Based Gamification Media to Improve Students’ Scientific Literacy in the Context of Local Culture. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 6(1), 223-234.
Inggriyani, P., & El Hakim, L. (2024). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi perbandingan dengan prosedur Newman di SMPN 236 Jakarta. Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta, 6(2), 43–56.
Khalid, M. H., Sabil, H., Novferma, N., Romundza, F., & Harizon, H. (2025). Pengembangan media komik matematika berbasis ethnomathematics menggunakan model problem based learning untuk meningkatkan literasi matematis. VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 16(2), 494–505.
Khojir, K., Zurqoni, Z., Sudadi, S., & Afendi, A. R. (2025). The integration of local wisdom values and the improvement of santri’s tolerance: A study on the pesantren in East Kalimantan. Ulumuna, 29(1), 365–397.
Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra anak: Pengantar pemahaman dunia anak. UGM Press.
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing.
Purwoko, R. Y., Purwaningsih, W. I., & Nuryadi, N. (2024). Development of interactive e-comics based on ethnomathematics oriented towards students' numeracy skills. AXIOM: Jurnal Pendidikan dan Matematika, 13(2).
Republic of Indonesia. (2003). Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2003 concerning the National Education System.
Ristanti, A. M., & Murdiyani, N. (2021). Development of ethnomathematics-based learning tools to achieve mathematical literacy skills of junior high school students. Ethnomathematics Journal, 2(2), 80–91.
Roesdiana, L., Juandi, D., & Turmudi. (2024). Systematic literature review: Ethnomathematical context of batik motifs in mathematics learning. Supremum Journal of Mathematics Education, 8(2), 335–345.
Rosa, M., & Orey, D. C. (2010). Ethnomathematics: The cultural aspects of mathematics. LAP Lambert Academic Publishing.
Supriadi. (2019). Etnomatematika dalam pembelajaran matematika. CV Jejak.
Treve, M. (2024). Comparative analysis of teacher-centered and student-centered learning in the context of higher education: A co-word analysis. Iberoamerican Journal of Science Measurement and Communication, 4(2), Article 3.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hafiz Azhar, Marhayati, Imam Sujarwo

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



















