REORIENTASI EPISTEMOLOGIS ISLAMISASI SAINS: MENGHADAPI TANTANGAN KECERDASAN BUATAN DAN ETIKA SIBER

Penulis

  • Darnanengsih Darnanengsih IAIN Sorong, Indonesia
  • Andi Kamal Ahmad STKIP Darud Da’wah Wal Irsyad Pinrang, Indonesia
  • Syahruddin Usman UIN Alauddin Makassar, Indonesia
  • Muljono Damopolii UIN Alauddin Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58917/aijes.v5i1.581

Kata Kunci:

Kecerdasan Buatan, Etika Siber, Islamisasi Sains, Komputasi, Maqashid al-Syariah

Abstrak

Gagasan Islamisasi sains lahir dalam konteks modernisme abad ke-20 sebagai respons terhadap dominasi paradigma sains Barat yang sekuler. Namun, saat ini lanskap ilmu pengetahuan dan teknologi didisrupsi oleh revolusi digital, terutama kemajuan pesat dalam teknologi komputasi canggih dan isu-isu seputar etika siber. Tujuan utama penelitian ini adalah melakukan reorientasi epistemologis terhadap konsep Islamisasi sains agar relevan dengan tantangan era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-konseptual berbasis studi kepustakaan. Gap Analysis (GEP) yang ditangani adalah pergeseran dari wacana reaktif-kritis terhadap sains Barat menuju kerangka kerja proaktif-konstruktif yang spesifik menyentuh ranah teknologi komputasi. Hasil analisis menemukan tiga fenomena utama yang perlu diatasi: Bias dalam Sistem Algoritmik, Pergeseran Paradigma Privasi Menjadi Komoditas (Surveillance Capitalism), dan Tren Pengembangan Otonomi Mesin. Temuan ini disintesiskan menjadi kerangka kerja konseptual "Islamisasi Ilmu Komputasi dan Informatika" atau "Fikih Digital". Kerangka ini mengintegrasikan Tawhid (untuk Keadilan Sistem), Adab (untuk Etika Privasi Data), dan Maqashid al-Syariah (sebagai kompas etis) guna memastikan bahwa kemajuan teknologi tetap selaras dengan tujuan luhur kemanusiaan.

Referensi

Afida, I. (2016). Pemikiran Tokoh Islamisasi Ilmu Pengetahuan:(Syed Muhammad Naquib Al-Attas). FALASIFA: Jurnal Studi Keislaman, 7(2), 253–268.

Anshari, M. E., & Wati, S. (2025). Konsep Islamisasi Ilmu Pemgetahuan: Studi Kritis Terhadap Pemikiran Ismail Raji Al Faruqi.

Ariyadi, F. (2025). Algorithmic Bias Dalam Restorative Justice: Ancaman Bagi Marginal. National Multidisciplinary Sciences, 4(3), 148–158.

Firnanda, R., & Husnaini, M. (2025). Islamisasi Ilmu Ditengah Arus Modernitas: Analisis Tantangan Dan Peluang Berdasarkan Pandangan Al Faruqi Dan Al Attas. AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan Dan Pendidikan Agama Islam), 7(2), 109–129.

Harahap, S., & Pohan, N. J. (2025). Tantangan dan Peluang Pendidikan Islam dalam Konteks Modern. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(11).

Hasanah, R., Masyhudi, F., & Zalnur, M. (2024). Konsep Islamisasi Ilmu Pengetahuan: Studi Kritis Terhadap Pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi dan Syad Naquib Al-Attas. Khidmat, 2(2), 422–431.

Irawan, A. S. (2022). MaqāShid al-Sharīah Jasser Auda Sebagai Kajian Alternatif Terhadap Permasalahan Kontemporer. The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law, 3(1), 39–55.

Iskandar, A., Efriyanti, L., Nurhayati, S., Qadri, M., Sanga, M. H., Awaliah, N., Saputra, F. H., & Humaera, N. (2025). Artificial Intelligence: Konsep, Penerapan, dan Inovasi Di Era Digital. Yayasan Cendekiawan Inovasi Digital Indonesia.

Jamil, M. S., & Fadhilah, F. A. (2025). Konsep Etika Dalam Perspektif Ta’dib Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Halaqa: Journal of Islamic Education, 1(2), 259–276.

Kamalia, S. (2025). Konsep Islamisasi Ilmu Menurut Pemikiran Syed Naquib al-Attas dan Ismail Raji al-Faruqi. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(4), 895–910.

Khairanis, R., & Aldi, M. (2024). Relevansi filsafat ilmu di era revolusi industri 5.0: Sebuah analisis fenomenologis. CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 1(2), 87–97.

Kharis, S. A. A., Zili, A. H. A., Putri, A., & Robiansyah, A. (2023). Analisis tren minat masyarakat Indonesia terhadap artificial intelligence dalam menyongsong Society 5.0: Studi menggunakan Google Trends. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 7(4), 1345–1354.

Kushariyadi, K., Apriyanto, H., Herdiana, Y., Asy’ari, F. H., Judijanto, L., Pasrun, Y. P., & Mardikawati, B. (2024). Artificial intelligence: Dinamika perkembangan AI beserta penerapannya. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Nasir, M., & Sunardi, S. (2025). Reorientasi Pendidikan Islam Dalam Era Digital: Telaah Teoritis Dan Studi Literatur. Al-Rabwah, 19(1), 56–64.

Nur Faliza, S. E., Khan, R. B. F., SE, M. M., & Fauzi, M. N. (2025). The Future of Human Capital: Adaptasi dan Pertumbuhan di Era AI. Takaza Innovatix Labs.

Putri, S. A., Istiqomah, H., & Wirasto, A. (2024). Pemanfaatan Logika Fuzzy dalam Sektor Pertanian: Sebuah Kajian Literatur. Jurnal Kolaborasi Riset Sarjana, 1(1), 73–93.

Raharjo, B. (2023). Teori Etika Dalam Kecerdasan Buatan (AI). Penerbit Yayasan Prima Agus Teknik, 1–135.

Rohmawati, A., Yulianto, B., Mulyono, M., & Ahmadi, A. (2024). Analisis Wacana Digital: Reviu Literatur. Deiksis, 16(2), 180–191.

Suaidi, S., & Sufyan, A. F. M. (2023). Contemporary Fiqh Construction For Progressive Islamic Business Ethics In The Society 5.0 Era:: Methods, Challenges, And Opportunities. ALFIQH Islamic Law Review Journal, 2(3), 135–152.

Subekti, R., Ohyver, D. A., Judijanto, L., Satwika, I. K. S., Umar, N., Hayati, N., Handika, I. P. S., Joosten, J., Migunani, M., & Boari, Y. (2024). Transformasi Digital: Teori & implementasi Menuju Era Society 5.0. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Triwahyuni, D., & Nurrahman, D. (2025). Diplomasi Digital dan Pembangunan Berkelanjutan: Tinjauan Literatur Semantik tentang Inklusivitas, Kebijakan, dan Teknologi. Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi, 15(1), 45–71.

Zuboff, S. (2019). Surveillance capitalism. Esprit, 5, 63–77.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-09

Cara Mengutip

Darnanengsih, D., Ahmad, A. K., Usman, S., & Damopolii, M. (2026). REORIENTASI EPISTEMOLOGIS ISLAMISASI SAINS: MENGHADAPI TANTANGAN KECERDASAN BUATAN DAN ETIKA SIBER. Al-Irsyad: Journal of Education Science, 5(1), 549–559. https://doi.org/10.58917/aijes.v5i1.581

Terbitan

Bagian

Artikel