KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DALAM PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN CANVA INTERAKTIF BERNUANSA ETNOMATEMATIKA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT
DOI:
https://doi.org/10.58917/ijme.v5i1.694Kata Kunci:
Adversity Quotient, Canva Interaktif, Etnomatematika, Kemampuan Pemecahan Masalah, Problem Based LearningAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan Canva interaktif bernuansa etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa serta mendeskripsikan kemampuan tersebut ditinjau dari Adversity Quotient (AQ). Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan desain sequential explanatory. Metode kuantitatif menggunakan desain posttest-only control group yang melibatkan siswa kelas IX SMP Negeri 39 Semarang, dengan kelas IX D sebagai kelompok eksperimen dan kelas IX F sebagai kelompok kontrol. Metode kualitatif menggunakan studi kasus deskriptif melalui wawancara terhadap siswa yang dipilih berdasarkan kategori AQ tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data meliputi tes kemampuan pemecahan masalah, angket AQ, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mencapai ketuntasan belajar, memiliki rata-rata nilai yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, serta proporsi ketuntasan yang lebih baik secara signifikan. Analisis regresi menunjukkan bahwa AQ berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kontribusi sebesar 12,5% dan 87,5% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa siswa dengan AQ tinggi memiliki ketekunan, strategi, dan refleksi yang lebih baik dalam menyelesaikan masalah. Dengan demikian, pembelajaran PBL berbantuan Canva interaktif bernuansa etnomatematika efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan AQ berperan penting dalam proses pemecahan masalah siswa.
Referensi
Agusdianita, N., Supriatna, I., & Yusnia, Y. (2023). Model Pembelajaran Problem Based-
Learning (PBL) Berbasis Etnomatematika dalam Meningkatkan Hasil Belajar
Mahasiswa. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 6(3).
Alim, M., & Rahmawati, N. (2023). Pengembangan Media Canva Interaktif untuk
Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik SMP. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 11(2), 145–155.
Fajriyah, E. (2018). Peran etnomatematika terkait konsep matematika dalam mendukung
literasi. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 1, 114–119.
Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-Based Learning: What and How Do Students Learn?
Educational Psychology Review, 16(3), 235–266.
Jamaludin, N. F., & Sedek, S. F. (2024). CANVA as a Digital Tool for Effective Student
Learning Experience. Journal of Advanced Research in Computing and Applications, 33(1), 22–33.
Masruroh, S., Lestari, I., & Prasetyo, E. (2022). Pembelajaran matematika bernuansa
etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Jurnal Didaktik Matematika, 9(2), 87–98.
National Council of Teachers of Mathematics. (2020). Principles and standards for school
mathematics. Reston, VA: NCTM.
Nugroho, Y. D., & Puspitasari, T. (2022). Pemanfaatan Canva sebagai Media Pembelajaran
Interaktif Matematika di Era Digital. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 9(1), 51–62.
Nurrahmi, D., Setiani, Y., & Santosa, C. A. H. F. (2025). Pengaruh Adversity Quotient
Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Di SMP. International Journal of Education, Information Technology, and Others, 8(1), 176-181.
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education.
Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Pedroso, R., Silva, M., & Duarte, A. (2023). Visual digital tools in mathematics learning:
Enhancing problem-solving skills. Journal of Mathematics Education, 16(2), 89–102.
Rosa, M., & Orey, D. (2011). Ethnomathematics: the cultural aspects of mathematics. Revista
Latinoamericana de Etnomatemática, 4(2), 32–54. http://www.revista.etnomatematica.org/index.php/RLE/article/view/32
Savery, J. R. (2015). Overview of problem-based learning: Definitions and distinctions.
Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning, 1(1), 9–20.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Stoltz, P. G. (2019). Adversity Quotient: Turning Obstacles into Opportunities. John Wiley &
Sons.
Usman, M., Rahman, A., & Putri, D. (2024). Digital learning media and higher-order thinking
skills in mathematics education. International Journal of Instruction, 17(1), 201–216.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Zakia Fika Cahyaningrum, Zaenuri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















