EFEKTIVITAS MEDIA DIGITAL BERBASIS KECERDASAN BUATAN (AI) DENGAN MEMAKSIMALKAN KECERDASAN LINGUISTIK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP POLINOMIAL SISWA SMK
DOI:
https://doi.org/10.58917/ijme.v5i1.569Kata Kunci:
Kecerdasan Buatan, Media Digital, Pemahaman Konseptual, Pendidikan Vokasi, PolinomialAbstrak
Pemahaman konsep polinomial sering menjadi tantangan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) karena sifat materi yang abstrak dan dominasi pendekatan pembelajaran prosedural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media digital berbasis kecerdasan buatan (AI) terhadap peningkatan pemahaman konseptual siswa pada materi polinomial. Menggunakan desain kuasi-eksperimen one-group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 25 siswa kelas XI Akuntansi di SMKN 3 Pinrang. Instrumen penelitian mencakup tes pemahaman konsep polinomial yang telah divalidasi, lembar observasi, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor posttest yang signifikan dibandingkan skor pretest, yang dikonfirmasi melalui uji-t berpasangan (p < 0,05). Skor N-Gain termasuk dalam kategori sedang, yang menunjukkan peningkatan yang substansial dalam pemahaman konseptual. Observasi menunjukkan keterlibatan dan interaksi siswa yang tinggi dengan media AI. Respons kuesioner menunjukkan penerimaan siswa yang positif, dengan mayoritas menyetujui bahwa media berbasis AI membuat pembelajaran lebih interaktif dan mudah dipahami. Studi ini menjawab celah penelitian dengan secara spesifik mengukur pengaruh AI terhadap pemahaman konseptual pada topik matematika tertentu di pendidikan vokasi. Disimpulkan bahwa media digital berbasis AI merupakan alat yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep polinomial siswa SMK, yang mendukung pengembangan pembelajaran matematika vokasional yang lebih adaptif dan berorientasi konsep
Referensi
Al Mutawah, M. A. (2015). The influence of mathematics anxiety in middle and high school students’ math achievement. International Education Studies, 8(11), 239–252. https://doi.org/10.5539/ies.v8n11p239
Amir, M. F., & Wardana, M. D. K. (2022). Pengembangan video pembelajaran etnomatematika pada materi geometri untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 16(1), 45–58.
Ashcraft, M. H., & Moore, A. M. (2009). The nature of math anxiety. Journal of Mathematical Behavior, 28(2–3), 207–218.
D’Ambrosio, U. (1985). Ethnomathematics and its place in the history and pedagogy of mathematics. For the Learning of Mathematics, 5(1), 44–48.
Dosinaeng, W. B. N., Lakapu, M., Jagom, Y. O., Uskono, I. V., Leton, S. I., & Djong, K. D. (2020). Etnomatematika untuk siswa sekolah menengah: Eksplorasi konsep-konsep geometri pada budaya suku Boti. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(3), 739–752. https://doi.org/10.24127/ajpm.v9i3.2900
Fauzi, A., & Lu’luilmaknun, U. (2023). Etnomatematika pada permainan tradisional Jawa dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Jurnal Element, 9(1), 78–92.
Hartono, Y., & Purnamasari, I. (2021). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA dalam menyelesaikan soal polinomial. Journal of Mathematics Learning, 5(1), 34–48.
Junaid, A. H., Mukaddas, I., & Hariady. (2025). Model project-based learning dan pengaruhnya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa. Al-Irsyad Journal of Mathematics Education, 4(2), 283–293. https://doi.org/10.58917/ijme.v4i2.317
Laukum, M. (2024). Eksplorasi etnomatematika pada konsep segitiga dalam rumah adat Bugis-Makassar. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(1), 44–56. https://doi.org/10.51574/kognitif.v4i1.1194
Lestari, N. D., & Setiawan, W. (2023). Pengaruh model pembelajaran problem-based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jurnal Theorems, 7(1), 67–79.
Moreno, R., & Mayer, R. E. (2007). Interactive multimodal learning environments. Educational Psychology Review, 19(3), 309–326.
Mukaddas, I., Junaid, A. H., & Hariady. (2025). Pola miskonsepsi siswa dalam konsep bunga dan pajak: Studi komparatif pemodelan matematis di SMKN 3 Pinrang. Jurnal Pendidikan MIPA, 15(2), 815–823. https://doi.org/10.37630/jpm.v15i2.3041
Oecd. (2019. (2019). PISA 2018 results: Volume I – What students know and can do. OECD. (2019 Publishing.
Park, B., Flowerday, T., & Brünken, R. (2015). Cognitive and affective effects of seductive details in multimedia learning. Computers in Human Behavior, 44, 267–278. https://doi.org/10.1016/j.chb.2014.10.061
Rachmawati, A., & Adirakasiwi, A. G. (2021). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA. JPMI – Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 4(4), 835–842. https://doi.org/10.22460/jpmi.v4i4.835-842
Ramirez, G., Shaw, S. T., & Maloney, E. A. (2018). Math anxiety: Past research, promising interventions, and a new interpretation framework. Educational Psychologist, 53(3), 145–164. https://doi.org/10.1080/00461520.2018.1447384
Rusdyi, R. (2023). Proses berpikir kreatif siswa berkepribadian adversity quotient dalam menyelesaikan masalah open-ended ditinjau dari teori pemrosesan informasi. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(4), 1148–1155. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i4.1175
Sudiman, A., Habsyi, R., & Saleh, R. R. M. (2023). Pembelajaran geometri berbantuan GeoGebra untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(4), 1156–1161. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i4.1390
Wu, S. S., Barth, M., Amin, H., Malcarne, V., & Menon, V. (2012). Math anxiety in second and third graders and its relation to mathematics achievement. Frontiers in Psychology, 3, 162. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2012.00162
Yulianti, E., & Fauzan, A. (2022). Pengembangan modul matematika berbasis etnomatematika untuk meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 8(2), 89–102.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Abdul Hakim Junaid, St Nurkhalifah Ali, Ahmad Talib

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















