https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/barani/issue/feedBarani: Journal of Community Service Learning2026-06-10T12:21:09+07:00Andi Kamal Ahmadandikamalahmad@stkipddipinrang.ac.idOpen Journal Systems<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="30%"> <p><strong>Nama Jurnal</strong></p> </td> <td> <p>:</p> </td> <td width="70%"> <p><strong>Barani: Journal of Community Service Learning</strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="30%"> <p><strong>Inisial</strong></p> </td> <td> <p>:</p> </td> <td width="70%"> <p><strong>Barani</strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="30%"> <p><strong>Bahasa</strong></p> </td> <td> <p>:</p> </td> <td width="70%"> <p>Indonesia</p> </td> </tr> <tr> <td width="30%"> <p><strong>e-ISSN</strong></p> </td> <td> <p>:</p> </td> <td width="70%"> <p><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/3110-8962" target="_blank" rel="noopener">3110-8962</a></p> </td> </tr> <tr> <td width="30%"> <p><strong>ISSN</strong></p> </td> <td> <p>:</p> </td> <td width="70%"> <p>---</p> </td> </tr> <tr> <td width="30%"> <p><strong>Frekuensi Terbit</strong></p> </td> <td> <p>:</p> </td> <td width="70%"> <p><strong>2 issues per tahun</strong> (Maret dan September)</p> </td> </tr> <tr> <td width="30%"> <p><strong>Penerbit</strong></p> </td> <td> <p>:</p> </td> <td width="70%"> <p>STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang</p> </td> </tr> <tr> <td width="30%"> <p><strong>DOI</strong></p> </td> <td> <p>:</p> </td> <td width="70%"> <p><a href="https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/barani/management/settings/10.58917/barani.v1i1">10.58917/barani.v1i1</a></p> </td> </tr> <tr> <td width="30%"> <p><strong>Editor-in-chief</strong></p> </td> <td> <p>:</p> </td> <td width="70%"> <p>Andi Kamal Ahmad</p> </td> </tr> </tbody> </table> <p><strong style="font-size: 0.875rem;">BARANI: <em>Journal of Community Service Learning</em> (BCSL)</strong><span style="font-size: 0.875rem;">, dengan semangat 'Barani' yang berarti keberanian dalam bahasa Bugis-Makassar, berfokus pada publikasi penelitian empiris, studi kasus, artikel konseptual, dan praktik terbaik dalam bidang pembelajaran layanan masyarakat (</span><em style="font-size: 0.875rem;">Community Service Learning</em><span style="font-size: 0.875rem;"> - CSL). Kami mencari kontribusi yang secara kritis menguji, mengembangkan, dan menerapkan konsep CSL dalam berbagai konteks pendidikan dan komunitas, baik di tingkat lokal (khususnya yang relevan dengan Kabupaten Pinrang dan sekitarnya), nasional, maupun internasional. Ruang lingkup jurnal mencakup, namun tidak terbatas pada:</span></p> <ol> <li>Model dan implementasi CSL di berbagai jenjang pendidikan.</li> <li>Dampak CSL terhadap mahasiswa, dosen, institusi, dan komunitas.</li> <li>Kemitraan antara institusi pendidikan dan komunitas dalam CSL.</li> <li>Refleksi kritis dan etika dalam CSL.</li> <li>Inovasi dan teknologi dalam CSL.</li> <li>Pengembangan kurikulum berbasis CSL.</li> <li>Asesmen dan evaluasi program CSL.</li> <li>Peran CSL dalam pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.</li> <li>Studi komparatif CSL antar daerah atau negara.</li> </ol>https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/barani/article/view/864Pengembangan Aplikasi Pemodelan Penyebaran Penyakit Airborne: Transfer Teknologi Pemodelan sebagai Relevansi Strategis Pencegahan Epidemi2026-06-07T11:07:53+07:00Hasnidar Hasnidarhasnidarhasnidar724@gmail.comMustar Mustarhasnidarhasnidar724@gmail.comSuci Indah Cahyanihasnidarhasnidar724@gmail.comKhairil Asnan Haedarhasnidarhasnidar724@gmail.com<p>Penyakit airborne masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi. Manuskrip ini membahas pengembangan SEPA (Simulator Epidemi Penyakit <em>Airborne</em>), yaitu aplikasi interaktif berbasis <em>agent-based modeling</em> untuk edukasi kesehatan masyarakat dan simulasi epidemi. Aplikasi ini menyediakan skenario tata kota, pemodelan imunitas dinamis, serta visualisasi <em>real-time</em> untuk membantu pengguna memahami proses penularan penyakit dan dampak intervensi, seperti vaksinasi dan pembatasan mobilitas. SEPA dikembangkan menggunakan pendekatan <em>evolutionary prototyping</em> dan diuji melalui lebih dari 500 iterasi simulasi selama empat tahun. Validasi oleh 15 ahli kesehatan masyarakat dan epidemiologi menghasilkan skor rata-rata 4,3 dari 5, yang menunjukkan bahwa aplikasi ini sangat valid, relevan, dan layak digunakan sebagai media edukasi. SEPA dapat menjadi alat praktis untuk meningkatkan literasi kesehatan digital dan mendukung kesiapsiagaan epidemi berbasis bukti di tingkat komunitas.</p>2026-04-13T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Hasnidar Hasnidar, Mustar Mustar, Suci Indah Cahyani, Khairil Asnan Haedarhttps://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/barani/article/view/861Strategi Pencegahan Intoleransi dan Radikalisme di Perguruan Tinggi: Praktik Baik Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Kabupaten Pinrang2026-06-06T04:41:58+07:00Abdul Hakim Junaidabdulhaklmjunaid7@gmail.comIqbal Muqaddasabdulhaklmjunaid7@gmail.comHaerul Haerulhaerulak018@gmail.comAndi Kamal Ahmadabdulhaklmjunaid7@gmail.com<p>Meningkatnya risiko paparan paham intoleran di lingkungan akademik menuntut strategi preventif yang menyentuh aspek emosional dan logika mahasiswa. Artikel ini bertujuan mendokumentasikan dan menganalisis <em>best practice</em> pencegahan radikalisme melalui pembinaan kesadaran bela negara pada kegiatan PKKMB di Kabupaten Pinrang. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode <em>thematic analysis</em>, penelitian ini mengeksplorasi transformasi kesadaran mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan dalam pemahaman bela negara (<em>civic awareness</em>) dari paradigma militeristik menjadi tanggung jawab intelektual dan sosial. Data menunjukkan transisi pemahaman kontekstual meningkat dari 15% menjadi 85% pasca-intervensi. Melalui <em>critical reflection</em>, mahasiswa mampu mengidentifikasi narasi radikal di media sosial. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi kearifan lokal Pinrang sebagai jangkar kohesi sosial dalam model pembinaan. Strategi paling efektif adalah menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif berpikir kritis, bukan sekadar objek doktrin.</p>2026-04-07T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Abdul Hakim Junaid, Iqbal Muqaddas, Andi Kamal Ahmadhttps://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/barani/article/view/867Workshop Penguatan Kompetensi Sains Mahasiswa Fisika Menuju Onmipa-PT Di Jurusan Fisika Universitas Negeri Makassar2026-06-08T15:02:02+07:00Sukmawati Saidsukmawati.said@unm.ac.idIhfa Indira Nurnaifah Idrisihfa.indira.nurnaifah.idris@unm.ac.idSri Agustinisri.agustini@unm.ac.idAhmad Dahlanahmaddahlan@unm.ac.idKahar Arafahkahar.arafah@unm.ac.id<p>Beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya tren penurunan minat dan motivasi mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA UNM untuk berpartisipasi dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA). Fenomena ini disebabkan oleh tingginya kompleksitas materi ujian yang berada di atas standar perkuliahan reguler, sehingga memicu krisis kepercayaan diri di kalangan mahasiswa. Menanggapi permasalahan tersebut, tim dosen berinisiatif memacu kembali semangat berkompetisi mahasiswa melalui penyediaan kelas pendampingan terstruktur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi sains mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA UNM agar siap menghadapi seleksi olimpiade tingkat universitas. Metode pelaksanaan kegiatan dikemas dalam bentuk workshop intensif yang meliputi tiga tahapan utama: pemetaan kemampuan awal melalui pre-test, pemantapan materi teoretis mendalam (Mekanika, Elektrodinamika, Termodinamika, dan Fisika Kuantum), serta pelatihan pemecahan masalah (problem-solving) berbasis soal-soal standar nasional. Hasil dari pelaksanaan workshop ini menunjukkan adanya peningkatan kesiapan akademik dan kepercayaan diri peserta secara signifikan. Lebih lanjut, kelas pendampingan ini berhasil membangkitkan kembali atmosfer kompetisi di lingkungan jurusan serta sukses mengantarkan beberapa mahasiswa lolos seleksi ke tingkat nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna menjaga kontinuitas prestasi mahasiswa.</p>2026-04-15T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Sukmawati Said, Ihfa Indira Nurnaifah Idris, Sri Agustini, Ahmad Dahlan, Kahar Arafahhttps://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/barani/article/view/862Penguatan Kapasitas Kelompok Tani Sarroanging melalui Analisis Permasalahan Pascapanen dan Pemasaran Kopi di Dusun Botong Kabupaten Gowa2026-06-06T09:35:36+07:00Nasrul Ihsannurj36045@gmail.comNurhayati Nurhayatinurj36045@gmail.comAhmad Dahlannurj36045@gmail.comMuhammad Arief Fitrah Istiyanto Aslimnurj36045@gmail.comLaode Manarfahnurj36045@gmail.com<p>Kopi merupakan komoditas perkebunan yang berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat pedesaan. Dusun Botong, Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa memiliki potensi pengembangan kopi robusta yang cukup besar karena didukung kondisi lingkungan yang sesuai. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya memberikan nilai tambah ekonomi yang optimal bagi petani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan Kelompok Tani Sarroanging sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan anggota kelompok tani, dan diskusi kelompok. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kelompok tani menghadapi tiga permasalahan utama, yaitu keterbatasan keterampilan dalam proses sangrai, belum tersedianya sistem tata kelola produk dan manajemen stok yang terstruktur, serta masih terbatasnya pemasaran yang menjangkau pasar lebih luas. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan alternatif solusi berupa peningkatan kapasitas teknik roasting, penguatan tata kelola produk, serta pengembangan branding dan pemasaran digital untuk mendukung peningkatan daya saing dan nilai tambah kopi lokal.</p>2026-04-10T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Nasrul Ihsan, Nurhayati Nurhayati, Ahmad Dahlan, Muhammad Arief Fitrah Istiyanto Aslim, Laode Manarfahhttps://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/barani/article/view/869PKM Peningkatan Kapasitas Guru SMPN Satap 7 Kawaka dalam Penyusunan Perangkat Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)2026-06-10T12:21:09+07:00Ahmad Dahlanahmaddahlan@unm.ac.idLaode Manarfahahmaddahlan@unm.ac.idAhmad Yaniahmaddahlan@unm.ac.idMuhammad Arief Fitrah Istiyanto Aslimahmaddahlan@unm.ac.idDirgah Kaso Sanusiahmaddahlan@unm.ac.id<p>Implementasi kebijakan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) menuntut guru mampu merancang perangkat pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Namun, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip tersebut ke dalam perangkat pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru SMPN Satap 7 Kawaka dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis Pembelajaran Mendalam melalui pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai konsep dan implementasi Pembelajaran Mendalam serta peningkatan kualitas perangkat pembelajaran yang dihasilkan. Perangkat yang disusun telah mengintegrasikan aktivitas eksplorasi, kolaborasi, refleksi, dan asesmen autentik. Selain itu, peserta memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan karena dinilai relevan dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis Pembelajaran Mendalam dan mendukung implementasi kebijakan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.</p>2026-03-20T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Dahlan, Laode Manarfah, Ahmad Yani, Muhammad Arief Fitrah Istiyanto Aslim, Dirgah Kaso Sanusi