PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN E-MODUL DENGAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MATEMATIS SISWA

Penulis

  • Dea Erlita Universitas Negeri Semarang
  • Adi Nur Cahyono Universitas Negeri Semarang
  • Isnaini Rosyida Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.58917/ijme.v5i1.848

Kata Kunci:

Augmented Reality, E-Modul, Literasi Matematis, Problem-based Learning

Abstrak

Memasuki era society 5.0 kemampuan literasi matematis sangat berperan dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan yang dibutuhkan siswa. Namun, penerapan di lapangan memperlihatkan bahwa kemampuan literasi matematis siswa masih kurang. Upaya untuk meningkatkan literasi matematis dengan menerapkan model Problem-based Learning berbantuan e-modul dengan Augmented Reality. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain model pembelajaran Problem-based Learning berbantuan e-modul dengan Augmented Reality dan mengetahui efektivitas penerapan model Problem-based Learning berbantuan e-modul dengan Augmented Reality dalam meningkatkan literasi matematis siswa. Penelitian ini menggunakan design research dengan menggunakan 3 tahap yaitu tahap persiapan eksperimen, tahap pelaksanaan eksperimen, dan tahap analisis retrospektif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 2 Wonosari Klaten. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IX-C sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan wawancara. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan uji peningkatan, dan uji n-gain. Analisis data kualitatif dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem-based Learning menggunakan e-modul dengan Augmented Reality terbukti secara signifikan meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa kelas IX-C di mana 59,375% siswa mengalami peningkatan pada kriteria tinggi. Penelitian ini berhasil mengembangkan e-modul berbasis Augmented Reality yang meningkatkan literasi matematis siswa.

Referensi

Astuti, P. (2018). Kemampuan literasi matematika dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika.

Azuma, R. T. (1997). A survey of augmented reality. Presence: Teleoperators and Virtual Environments, 6(4), 355–385.

Bakker, A. (2018). Design research in education: A practical guide for early career researchers. Routledge.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods. Sage Publications.

Daryanto. (2013). Menyusun modul bahan ajar untuk persiapan guru dalam mengajar. Gava Media.

Desanti, R., Nurhasanah, N., & Suryana, Y. (2023). Analisis kesulitan siswa sekolah dasar dalam mata pelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 4(3), 747–752.

Fuadi, H., Robbia, A. Z., Jamaluddin, J., & Jufri, A. W. (2020). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 5(2), 108–116.

Gravemeijer, K., & Cobb, P. (2006). Design research from a learning design perspective. In J. van den Akker, K. Gravemeijer, S. McKenney, & N. Nieveen (Eds.), Educational design research (pp. 29–63). Routledge.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74.

Hanria, H., & Fauzan, A. (2020). Pengembangan e-modul berbasis problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir reflektif siswa kelas VII. Jurnal Basicedu, 7(1), 4764.

Himmah, F., & Sulaikho, S. (2022). Pengembangan media pembelajaran berbasis Android dengan pemanfaatan Ispring Suite pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Journal of Education and Management Studies, 5(4), 38–47.

Hunaepi, H., Suma, I. K., & Subagia, I. W. (2024). Curiosity in science learning: A systematic literature review. 3(1), 77–105.

Imawati, I., Rahayu, S., & Putri, D. (2025). Pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan bernalar kritis dan kreatif siswa di sekolah dasar. Didaktika Jurnal Kependidikan, 1(1).

Indrawati, F. (2020). Peningkatan kemampuan literasi matematika di era society 5.0. Prosiding Seminar Nasional Sains.

Kamarudin, K., & Thahir, R. (2021). Pengaruh media pembelajaran berbasis augmented reality (AR) terhadap hasil belajar biologi siswa SMA. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 1(2), 24–35.

Kaya, V., Yusuf, F. M., Nusantari, E., Husain, I. H., & Jannah, M. (2025). Validitas perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pewarisan sifat. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 8(2), 4240–4248.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 103 Tahun 2014 tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Menengah.

Khurin'in, K., Hidayat, A., & Sari, R. (2024). Penerapan pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan literasi matematis siswa kelas X di SMA Muhammadiyah 5 Dukun. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru.

Kuswidi, D. (2015). Brain-based learning untuk meningkatkan literasi matematis siswa. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 195–201.

Lastri, Y. (2023). Pengembangan dan pemanfaatan bahan ajar e-modul dalam proses pembelajaran. Jurnal Citra Pendidikan, 3(3), 1139–1146.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mulianti, M., Syafri, F. S., & Dewi, R. (2023). Pengaruh pendekatan problem based learning (PBL) berbantuan augmented reality (AR) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika di SMK Negeri 1 Lebong. Jurnal Lebesgue: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika, 4(2), 930–939.

OECD. (2013). PISA 2012 assessment and analytical framework: Mathematics, reading, science, problem solving and financial literacy. OECD Publishing.

OECD. (2023a). Indonesia – PISA 2022 country note. OECD Publishing.

OECD. (2023b). Education GPS – Indonesia: Student performance (PISA 2022). OECD Publishing.

OECD. (2023c). PISA 2022 results (volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing.

Padwa, P., & Erdi, E. (2021). Penggunaan e-modul dengan sistem project based learning. Jurnal Vokasi Informatika, 21–25.

Plomp, T., & Nieveen, N. (Eds.). (2007). An introduction to educational design research. SLO Netherlands Institute for Curriculum Development.

Rahmat, E. (2018). Penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(2), 144–159.

Rahmatudin, J., Kusumah, Y. S., Avip, B., & Rasilah. (2025). Mathematical e-modules in the digital era: A bibliometric analysis of trends, gaps, and opportunities (2015–2025). Jurnal Iqra': Kajian Ilmu Pendidikan, 10(2).

Ramadanti, R., Azmi, M. P., & Yanti, R. (2021). Pengembangan e-modul matematika berbasis PBL (problem based learning) pada materi penyajian data untuk siswa SMP. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 2733–2745.

Ridho, M., Fauzan, A., & Yerizon, Y. (2024). Pengaruh model PBL TaRL berbantuan augmented reality terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 39085–39090.

Rizal, M., Hidayat, T., & Nugraha, A. (2022). Pengenalan augmented reality (AR) sebagai media pembelajaran di SMK NU Kesesi. Jurnal Pengabdian Masyarakat TEKNO, 3(2), 77–83.

Safaredha, E. D. (2014). Design research pembelajaran perbandingan pada aktivitas pengukuran. JPM IAIN Antasari, 1(2), 61–72.

Saleh, S., Nurhayati, N., & Kurniawan, D. (2024). Implementasi model-model pembelajaran inovatif abad 21 di sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat: DIKMAS, 4(1).

Saputro, B., & Wulandari, W. (2023). Meningkatkan kemampuan literasi numerasi matematika siswa SMA melalui model problem based learning. Journal of Education, 5(1), 45–52.

Schleicher, A. (2019). PISA 2018: Insights and interpretations. OECD Publishing.

Schwartz, P. (2013). Problem-based learning. Routledge.

Sholeh, M., Hidayat, R., & Pratiwi, A. (2023). Pemanfaatan e-modul interaktif dalam pembelajaran mandiri sesuai kapasitas siswa. Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 9(2).

Suhendra, S. (2022). PISA dan AKM: Literasi matematika dan kompetensi numerasi. ResearchGate.

Wilandari, W., Kusuma, A., & Pratama, R. (2024). E-modul matematika berbantuan augmented reality melalui problem based learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 11(2), 123–140.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29

Cara Mengutip

Erlita, D., Adi Nur Cahyono, & Isnaini Rosyida. (2026). PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN E-MODUL DENGAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MATEMATIS SISWA. Al-Irsyad Journal of Mathematics Education, 5(1), 857–877. https://doi.org/10.58917/ijme.v5i1.848