PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI STATISTIKA

Penulis

  • Siti Nabila Institut Pendidikan Indonesia Garut
  • Tina Sri Sumartini Institut Pendidikan Indonesia Garut

DOI:

https://doi.org/10.58917/ijme.v5i1.806

Kata Kunci:

Kemandirian Belajar, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Regresi Linear Sederhana, Statistika

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi statistika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari kemandirian belajar sebagai variabel bebas dan kemampuan pemecahan masalah matematis sebagai variabel terikat. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII di SMK Tunas Nusantara yang berjumlah 25 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur kemandirian belajar dan tes essay untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi sebesar 0,148 (> 0,05) dan memiliki hubungan yang linear dengan nilai signifikansi deviation from linearity sebesar 0,403 (> 0,05). Hasil uji regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y = -3,498 + 0,439X yang menunjukkan adanya hubungan positif antara kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematis. Namun demikian, nilai signifikansi sebesar 0,169 (> 0,05) menunjukkan bahwa pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi statistika, meskipun memiliki arah hubungan yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis tidak hanya dipengaruhi oleh kemandirian belajar, tetapi juga oleh faktor lain seperti pemahaman konsep, motivasi belajar, dan metode pembelajaran.

Referensi

Ambiyar, A., Aziz, I., & Delyana, H. (2020). Hubungan kemandirian belajar siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 1171–1183.

Ansori, Y., & Herdiman, I. (2019). Pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 3(1), 11–19.

Aulia, D., Supriyo, S., & Khoiri, M. (2025). PENGARUH PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI STATISTIKA. De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 528–536. https://doi.org/10.36277/defermat.v8i2.2333

Bloom, B. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. Longmans, Green and Co.

Halim, S. N. H., & Rahma, R. (2020). Pengaruh lingkungan belajar, motivasi belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA SMAN 9 Pangkep. Mandalika Mathematics and Educations Journal, 2(2), 102–109.

Indah, R. P., & Farida, A. (2021). Pengaruh kemandirian belajar siswa terhadap hasil belajar matematika. Urnal Derivat: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika.

Julaecha, S., & Baist, A. (2019). Hubungan kemandirian belajar dengan hasil belajar siswa SMK kelas XII pada pelajaran matematika. Jurnal Analisa, 5(2), 103–108.

Krulik, S., & Rudnick, J. A. (1995). The New Sourcebook for Teaching Reasoning and Problem Solving in Elementary School. Allyn and Bacon.

Mahmudi, A. (2019). Pembelajaran Matematika dan Pengembangan Kemampuan Berpikir. UNY Press.

Martin, I., & Kadarisma, G. (2020). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA pada materi fungsi. PMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 3(6), 641–652.

Masitoh, S., & Herman, T. (2024). Kemandirian belajar siswa kelas VII berdasarkan analisis pedagogik pembelajaran matematika. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 7(2), 365–376. https://doi.org/10.22460/jpmi.v7i2.21643

Masruroh, A. (2021). Pengaruh Kesiapan Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika SMP Negeri 59 Jakarta. SINASIS (Seminar Nasional Sains), 2(1).

Mayasari, M., & Rosyana, T. (2019). Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Kota Bandung. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 82–89. https://doi.org/10.31004/cendekia.v3i1.66

Nurhaliza, S., & Sumantri, M. S. (2019). Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pembelajaran Discovery Learning di kelas IV Sekolah Dasar Negeri Kalibata 01 Jakarta Selatan. Dinamika Matematika Sekolah Dasar, 1(1), 1–15.

Polya, G. (1973). How to Solve It: A New Aspect of Mathematical Method. Princeton University Press.

Setiani, A., Lukman, H. S., & Agustiani, N. (2024). ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP BERDASARKAN INDIKATOR KRULIK DAN RUDNICK DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 13(2), 656. https://doi.org/10.24127/ajpm.v13i2.8612

Sumarmo, U. (2010). Kemandirian Belajar: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan pada Peserta Didik. FPMIPA UPI.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Nabila, S., & Sumartini, T. S. (2026). PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI STATISTIKA. Al-Irsyad Journal of Mathematics Education, 5(1), 805–814. https://doi.org/10.58917/ijme.v5i1.806